JAKARTA, Fraksigerindra.id – Anggota Komisi V DPR RI dan Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Yuliansyah, S.E., menyoroti peningkatan signifikan pada program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) serta menegaskan pentingnya percepatan pemenuhan data daerah dalam Rapat Kerja Komisi V DPR RI dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Rabu (19/11) di Gedung DPR RI.
Rapat tersebut membahas evaluasi pelaksanaan APBN 2025 hingga November serta rencana program dan kegiatan TA 2026 di sektor perumahan dan permukiman.
Dalam penyampaiannya, Yuliansyah mengapresiasi peningkatan alokasi BSPS yang dinilai mampu menjangkau lebih banyak keluarga berpenghasilan rendah di tahun mendatang.
“Dari tahun 2025, khususnya program BSPS ini naiknya cukup signifikan. Jadi dengan meningkatnya program BSPS ini, targetnya bisa mencapai 400 unit di tahun 2026 nanti,” ujar Yuliansyah.
Ia menegaskan bahwa percepatan pelaksanaan program tidak hanya bergantung pada kementerian, tetapi juga kesiapan data dari daerah, termasuk verifikasi calon penerima.
“Kami di Komisi V juga cepat menjalankan persyaratan data-data. Kami juga akan berkoordinasi dengan dinas sosial,” katanya.
Yuliansyah mendorong sinergi erat antara Komisi V, kementerian, dan pemerintah daerah agar seluruh program prioritas pemerintah berjalan sesuai target dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Mudah-mudahan sinerginya dari Komisi V bersama Pak Menteri ini membawa program-program Presiden yang memang dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkapnya.
Rapat kerja kemudian dilanjutkan dengan paparan Kementerian mengenai realisasi anggaran 2025 di bidang perumahan dan strategi peningkatan kualitas permukiman pada tahun anggaran 2026.





