Berita Parlemen

Sidak Program MBG di Banjarmasin, Mariana Tekankan Kebersihan dan Kualitas Gizi Anak

1000143928

BANJARMASIN, Fraksigerindra.id — Anggota Komisi IX DPR RI, Hj. Mariana, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat (17/10/2025). Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan terhadap pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Sidak dimulai di SPPG Yayasan Cahaya Bumi Borneo dan dilanjutkan ke Yayasan Olivia Sandra Mandiri. Dalam kunjungannya, Hj. Mariana memantau langsung seluruh proses penyelenggaraan makanan bergizi, mulai dari pemilihan bahan baku, sanitasi dapur, hingga pengemasan dan distribusi makanan.

“Kebersihan dan kualitas gizi adalah harga mati. Kita tidak boleh kompromi soal makanan anak. Program ini harus jadi jaminan bahwa mereka tidak hanya kenyang, tapi juga sehat dan cerdas,” tegas Hj. Mariana.

Ia menekankan pentingnya penerapan protokol ketat di dapur untuk mencegah risiko kontaminasi dan keracunan makanan. Standar sanitasi disebutnya menjadi hal utama yang harus dijaga oleh setiap penyedia layanan.

Usai memeriksa dapur produksi, Hj. Mariana melanjutkan kunjungan ke SDN Pasar Lama 3 untuk melihat langsung proses distribusi dan penerimaan makanan oleh siswa.

“Kami ingin lihat langsung, apakah makanan yang disiapkan betul-betul sampai ke anak-anak dengan layak, bergizi, dan sesuai selera mereka. Sekolah adalah ujung tombak dampak program ini,” ujarnya.

Salah satu mitra pengelola SPPG, Nurliani, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga mutu layanan gizi melalui penerapan standar kebersihan dan konsultasi rutin dengan ahli gizi.

“Setiap hari kami memastikan seluruh juru masak dan staf mematuhi protokol kebersihan secara ketat. Kami juga rutin berkonsultasi dengan ahli gizi agar menu yang disajikan tidak hanya sehat, tapi juga variatif,” ungkapnya.

Menutup sidaknya, Hj. Mariana mengapresiasi para mitra penyelenggara dan menekankan pentingnya sinergi antara DPR, pemerintah, dan pelaksana di lapangan.

“Kolaborasi adalah kunci. Jika semua pihak bekerja serius, Program MBG bisa menjadi fondasi lahirnya Generasi Emas Indonesia — anak-anak yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” tutupnya.

Show Comments (0)
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *