Berita Parlemen

T.A. Khalid Terima Penghargaan Tokoh Pemerhati Pelestarian Fauna 2025 dari Universitas Syiah Kuala

penghargaan 140

JAKARTA, Fraksigerindra.id — Anggota Komisi IV DPR RI, T.A. Khalid, menerima penghargaan sebagai Tokoh Pemerhati Pelestarian Fauna 2025 dari Universitas Syiah Kuala (USK) melalui Fakultas Kedokteran Hewan (FKH). Penghargaan tersebut diberikan dalam kegiatan The First International Conference on Sustainable Environmental and Animal Research (1st ICSEAR 2025) yang digelar pada 13–14 Oktober 2025 di Gedung AAC Dayan Dawood, Banda Aceh.

Pemberian penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan konsistensi T.A. Khalid dalam memperjuangkan kebijakan pelestarian lingkungan serta perlindungan satwa liar di Indonesia, khususnya di wilayah Aceh. Sebagai anggota Komisi IV DPR RI, ia dikenal aktif mendorong program konservasi dan memperkuat sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat dalam menjaga keanekaragaman hayati.

“Saya mengucapkan terimakasih atas penghargaan yang diberikan kepada saya sebagai Tokoh Pemerhati Pelestarian Fauna 2025. Bagi saya, penghargaan ini menjadi momentum untuk terus mendukung penguatan kebijakan nasional tentang pelestarian satwa dengan dukungan para akademisi,” kata T.A. Khalid.

Politikus Partai Gerindra tersebut menegaskan pentingnya pelestarian fauna, terutama satwa liar yang semakin terancam punah. “Ini harus menjadi perhatian dan keseriusan kita semua untuk terus menjaga kelestariannya,” ujarnya.

Menurutnya, Aceh memiliki kawasan hutan yang masih menyimpan berbagai spesies kunci satwa liar seperti harimau, gajah, badak, dan orang utan. Karena itu, ia menilai Aceh harus disiapkan menjadi model terbaik bagi dunia dalam pelestarian dan keselarasan antara lingkungan dengan kehidupan sosial-ekonomi masyarakat.

Lebih lanjut, T.A. Khalid berharap Universitas Syiah Kuala, khususnya Fakultas Kedokteran Hewan, dapat terus memperkuat peran dan memperluas kemitraannya dalam upaya pelestarian fauna di Aceh. “Karena satwa liar di Aceh, satwa langka di Aceh semakin hari semakin punah. Sehingga USK menjadi garda terdepan untuk menyelamatkan fauna kita yang ada di Aceh,” ucapnya.

Diketahui, selain T.A. Khalid, penghargaan Tokoh Pemerhati Kelestarian Fauna Indonesia 2025 juga diberikan kepada Menteri Kehutanan Republik Indonesia Raja Juli Antoni, Wali Nanggroe Tgk. Malik Mahmud Al Haythar, dan Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf.

Show Comments (0)
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *