Berita dari Dapil

Ungkap Pelaku Penembakan Warga Aceh dalam 24 Jam, TA Khalid Apresiasi Kinerja Polres Lhokseumawe

ta khalid

JAKARTA, Fraksigerindra.id – Anggota DPR RI Fraksi Gerindra dari Dapil Aceh II, TA Khalid, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah cepat Polres Lhokseumawe dalam mengungkap dan menangkap pelaku penembakan yang menewaskan seorang warga di kawasan Jembatan Dusun Cot Kumbang, Gampong Alue Lim, Kecamatan Blang Mangat. Respons cepat aparat disebutnya sebagai bukti keseriusan kepolisian dalam menjaga keamanan masyarakat Aceh.

Kecamatan Blang Mangat sendiri merupakan salah satu wilayah padat penduduk di bagian timur Kota Lhokseumawe, berbatasan langsung dengan Kabupaten Aceh Utara dan menjadi jalur mobilitas penting masyarakat.

TA Khalid menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari motif, penyebab, hingga potensi keterlibatan pihak lain. Menurutnya, masyarakat berhak mendapatkan penjelasan lengkap agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
“Tabirnya harus diungkap. Apa penyebabnya dan siapa saja yang terlibat harus disampaikan kepada publik agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” tegasnya.

Ia juga memuji kinerja Kapolres Lhokseumawe AKBP Ahzan dan jajaran yang berhasil bergerak cepat melalui olah TKP, pendalaman informasi, hingga pengejaran pelaku secara intensif.
“Kita memberikan apresiasi terhadap kinerja kepolisian, khususnya Kapolres Kota Lhokseumawe dan anggota yang langsung bisa mengungkap dan menangkap pelaku penembakan,” ujar TA Khalid.

Diketahui setelah laporan penembakan pada Rabu malam (12/11/2025), Satreskrim Polres Lhokseumawe segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Jembatan Dusun Cot Kumbang. Dari keterangan saksi dan bukti awal di lokasi, polisi mulai mengidentifikasi jejak pelaku yang kemudian mengarah pada seorang pria berinisial AG, warga Dusun Mancang, Gampong Lancang Barat, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara.

AG diduga langsung melarikan diri setelah kejadian, sehingga polisi melakukan pengejaran lintas wilayah. Sejak Kamis pagi (13/11/2025), tim gabungan melakukan penyisiran dan monitoring pergerakan pelaku berdasarkan jejak kendaraan, ponsel, hingga laporan warga di beberapa titik Aceh Utara dan Bireuen.

Upaya itu membuahkan hasil ketika keberadaan AG terdeteksi di wilayah Kabupaten Bireuen. Tidak ingin memberi ruang bagi pelaku untuk melompat ke daerah lain, tim Polres Lhokseumawe langsung melakukan penangkapan pada hari yang sama, hanya dalam waktu sekitar 24 jam setelah kejadian penembakan. Pelaku kemudian dibawa ke Polres Lhokseumawe untuk pemeriksaan intensif guna mendalami motif dan memastikan apakah ada pihak lain yang terlibat.

Kecepatan identifikasi hingga penangkapan ini mendapat apresiasi publik karena menunjukkan kesigapan aparat dalam menangani kejahatan serius yang mengancam rasa aman masyarakat.

TA Khalid berharap langkah cepat ini menjadi awal dari pengungkapan menyeluruh. Ia menegaskan bahwa siapa pun yang berada di balik kejadian tersebut harus dibawa ke proses hukum tanpa pengecualian.
“Penegakan hukum penting sebagai efek jera. Kita berharap tidak ada siapa pun yang bisa berlindung atau bermain di balik kasus ini. Semua pelakunya harus diungkap dan diproses,” pungkasnya.

Show Comments (0)
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *