Berita Parlemen

Komisi V DPR RI Dorong Koordinasi Terpadu Tangani Banjir Stasiun Tawang

novita

SEMARANG, FraksiGerindra.id — Anggota Komisi V DPR RI, Novita Wijayanti menegaskan pentingnya sinergi lintas kementerian dan lembaga dalam menangani persoalan banjir yang berulang di Stasiun Tawang, Kota Semarang, Jawa Tengah, serta sejumlah lintasan rel di sekitarnya. Selama ini, menurutnya, penanganan masih bersifat parsial dan lebih banyak dilakukan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) dengan dukungan terbatas dari kementerian terkait.

“Penanganan ini tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Harus ada koordinasi antar Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum, serta pihak terkait lainnya, agar solusi yang dihasilkan lebih efektif dan tepat sasaran,” ujar Novita usai meninjau Stasiun Tawang di Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (20/2/2026).

Dari sisi pendanaan, Novita menyatakan Komisi V DPR RI siap mendukung melalui alokasi anggaran, dengan tetap menunggu perhitungan kebutuhan yang lebih rinci. Saat ini, pemetaan persoalan masih dilakukan oleh pihak perkeretaapian sehingga diperlukan pembahasan bersama lintas instansi untuk menentukan tahapan penanganan serta besaran anggaran yang dibutuhkan.

Novita juga menekankan bahwa aspek pelestarian bangunan heritage menjadi pertimbangan penting dalam penanganan Stasiun Tawang. Statusnya sebagai bangunan cagar budaya sebelumnya disebut menjadi kendala dalam proses perbaikan. Namun demikian, sejumlah alternatif solusi kini telah disiapkan tanpa mengabaikan nilai historis bangunan.

“Tadi dalam rapat dipaparkan kepada kami, sudah ada beberapa langkah teknis yang direncanakan antara lain pembangunan sumur resapan, optimalisasi pompa air, serta penyediaan kolam penampungan untuk mengantisipasi luapan air saat curah hujan tinggi,” ucapnya.

Novita berharap, melalui koordinasi yang lebih solid antarinstansi serta dukungan anggaran yang memadai, penanganan banjir di Stasiun Tawang dapat dilakukan secara menyeluruh sehingga tidak lagi mengganggu layanan transportasi, khususnya pada momen strategis seperti arus mudik Lebaran.

“Kami melihat persoalan banjir di Stasiun Tawang ini terus berulang. Karena itu, diperlukan langkah konkret dan terintegrasi agar masalah ini bisa diselesaikan secara berkelanjutan,” tandasnya.

Show Comments (0)
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *