Berita Parlemen

Danang Wicaksana Dukung Pemerintah Bangun Trans Sumatera Perkuat Konektivitas Daerah

WhatsApp Image 2026 07 29 at 23.26.50

JAKARTA, FraksiGerindra.id — Anggota Komisi V DPR RI, Danang Wicaksana Sulistya menyatakan dukungan terhadap rencana Presiden RI Prabowo Subianto membangun jaringan kereta api lintas Sumatera yang menghubungkan Provinsi Lampung hingga Aceh.

Legislator Fraksi Partai Gerindra tersebut menilai pembangunan jalur kereta lintas Sumatera merupakan langkah strategis untuk memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus meningkatkan efisiensi sistem transportasi dan logistik nasional.

Jaringan kereta api yang terintegrasi diyakini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperlancar distribusi barang, serta membuka akses transportasi yang lebih luas bagi masyarakat di berbagai wilayah Pulau Sumatera.

“Rencana pembangunan jaringan kereta api lintas Sumatera merupakan visi besar yang patut didukung. Infrastruktur transportasi yang terhubung dari ujung selatan hingga utara Pulau Sumatera akan memberikan dampak positif bagi mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta pemerataan pembangunan,” ujar Danang di Jakarta, Jumat (31/7/2026).

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengarahkan agar jaringan kereta api di Pulau Sumatera dapat terhubung dari kawasan Bakauheni, Provinsi Lampung, hingga Provinsi Aceh.

Selain pembangunan jaringan kereta Trans Sumatera, pemerintah juga akan memberikan perhatian terhadap pengembangan jaringan kereta api Trans Kalimantan.

Arahan tersebut disampaikan Presiden saat meresmikan revitalisasi tahap pertama Stasiun Semarang Tawang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026).

Dalam kesempatan itu, Presiden menekankan pentingnya membangun sistem transportasi nasional yang semakin terintegrasi guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan memperkuat konektivitas antardaerah.

Pembangunan jalur kereta lintas Sumatera dinilai dapat menjadi salah satu proyek strategis untuk meningkatkan daya saing kawasan sekaligus memperkuat ketahanan logistik nasional.

Kehadiran jaringan tersebut juga diharapkan dapat menjadi alternatif transportasi yang lebih efisien bagi masyarakat dan pelaku usaha, terutama dalam mendukung pergerakan barang dan penumpang antardaerah.

Presiden Prabowo juga menugaskan PT Kereta Api Indonesia (Persero) sebagai operator perkeretaapian nasional bersama Kementerian Perhubungan sebagai regulator untuk merealisasikan proyek tersebut.

Danang menilai sinergi antara pemerintah pusat, badan usaha milik negara, dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam memastikan pembangunan jaringan kereta lintas Sumatera dapat berjalan secara efektif.

Koordinasi antarpemangku kepentingan diperlukan sejak tahap perencanaan, penyiapan anggaran, pembebasan lahan, hingga pelaksanaan pembangunan dan pengoperasian jalur kereta.

“Kita semua saya pikir perlu mendukung ikhtiar baik ini, berharap proses perencanaan hingga pelaksanaan proyek dapat berjalan secara bertahap, terukur, dan memperhatikan aspek keberlanjutan serta kebutuhan masyarakat di sepanjang jalur yang akan dilalui,” ungkapnya.

Menurut Danang, pembangunan proyek tersebut perlu dilakukan dengan perencanaan yang matang dan mempertimbangkan kondisi masing-masing daerah. Penentuan trase, pembangunan stasiun, serta integrasi dengan moda transportasi lain harus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan potensi ekonomi wilayah.

Aspek keberlanjutan lingkungan juga perlu menjadi perhatian agar pembangunan infrastruktur tidak menimbulkan dampak yang merugikan masyarakat maupun ekosistem di sepanjang jalur.

Sebagai anggota Komisi V DPR RI yang membidangi infrastruktur dan transportasi, Danang menegaskan kesiapan pihaknya untuk mendukung kebijakan pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas dan pemerataan infrastruktur nasional.

Komisi V DPR RI juga akan menjalankan fungsi pengawasan agar perencanaan dan pelaksanaan pembangunan jaringan kereta lintas Sumatera dilakukan secara akuntabel, tepat sasaran, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

“Investasi pada sektor transportasi akan memberikan manfaat jangka panjang bagi pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Pulau Sumatera,” tutupnya.

Show Comments (0)
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *