BONE, FraksiGerindra.id — Bantuan mulai disalurkan kepada warga yang terdampak kebakaran di Desa Sanrangeng Sailong, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Penyaluran bantuan dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat musibah tersebut.
Anggota DPR RI Andi Amar Ma’ruf Sulaiman turut menyalurkan bantuan sekaligus memberikan dukungan kepada para korban serta relawan yang terlibat dalam penanganan pascakebakaran.
“Turut Berduka kepada korban kebakaran, dan mudah-mudahan apa yang masyarakat salurkan bisa dimanfaatkan secara merata,” ujar anggota DPR RI, Andi Amar Ma’ruf Sulaiman, Minggu (13/9/2026).
Selain menyalurkan bantuan untuk kebutuhan sehari-hari, Andi Amar juga menyampaikan komitmennya untuk mengupayakan bantuan pembangunan rumah bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.
Upaya tersebut akan dikoordinasikan dengan berbagai pihak agar bantuan pembangunan rumah dapat diperoleh melalui pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, maupun pemerintah pusat.
“Teman-teman relawan semoga sehat-sehat semua, doakan, kami upayakan semoga bisa mendapatkan bantuan pembangunan rumah, baik di Kabupaten, Provinsi atau di Pusat,” katanya.
Sejumlah bantuan yang diberikan kepada masyarakat terdampak antara lain makanan siap saji, beras, minyak, gula, ikan kaleng, susu, sarung, serta dana untuk membantu perbaikan rumah.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan warga selama masa pemulihan sekaligus mendukung masyarakat untuk kembali menata kehidupan setelah kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat kebakaran.
Sebelumnya, kebakaran melanda kawasan permukiman warga di Desa Sanrangeng Sailong pada Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 14.25 Wita.
Berdasarkan data sementara, sebanyak 11 rumah terdampak dalam peristiwa tersebut. Dari jumlah itu, sembilan rumah dilaporkan terbakar, sementara dua rumah lainnya turut mengalami dampak.
Sembilan rumah yang terbakar masing-masing merupakan milik Salma, Ruddin, Kaya, H. Malik, Hasna, Latuo, Juma, Hj Tiha, dan Pattawe.
Sementara itu, dua rumah yang terdampak masing-masing merupakan milik Tahang dan Nia.
Peristiwa kebakaran tersebut juga mengakibatkan satu warga meninggal dunia. Korban diketahui bernama Hasan, seorang laki-laki berusia sekitar 40 tahun.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bone, Pamiluddin, mengatakan petugas telah melakukan penanganan di lokasi untuk memadamkan kobaran api sekaligus mencegah kebakaran meluas ke bangunan lainnya.
“Kami melakukan penanganan di lokasi dan berupaya memadamkan api agar tidak semakin meluas,” ujar Pamiluddin.
Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam proses pendataan. Total kerugian yang ditimbulkan akibat peristiwa tersebut juga masih dihitung oleh pihak terkait.





