Berita Parlemen

Subsidi Pupuk dan Bibit Semakin Tepat Sasaran, Annisa Mahesa Dorong Efektivitas Penyaluran Terus Dijaga

Day 2 Titik 1.JPG

KABUPATEN SERANG, FraksiGerindra.idPenyaluran subsidi pupuk dan bibit di Kabupaten Serang dinilai semakin tepat sasaran dan memberikan kemudahan bagi masyarakat. Mekanisme penyaluran yang memanfaatkan data berbasis KTP memungkinkan bantuan diterima secara lebih langsung oleh penerima manfaat, sekaligus memperpendek rantai distribusi dan meminimalkan ketergantungan terhadap perantara.

Kondisi tersebut menjadi salah satu aspirasi positif yang disampaikan masyarakat kepada Anggota Komisi XI DPR RI sekaligus Anggota Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Annisa Mahesa, dalam kegiatan reses di Desa Malanggah, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang pada Selasa (04/08). Warga menilai mekanisme yang berjalan saat ini memberikan kepastian yang lebih baik dalam memperoleh pupuk dan bibit yang dibutuhkan untuk mendukung kegiatan pertanian.

Annisa menilai perbaikan tata kelola distribusi subsidi menjadi langkah penting untuk memastikan kebijakan pemerintah benar-benar memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Ketika penyaluran dilakukan dengan mekanisme yang semakin tepat sasaran dan penerima manfaat dapat mengaksesnya secara langsung, maka subsidi yang dialokasikan pemerintah dapat bekerja lebih efektif. Ini yang perlu terus kita jaga dan perkuat,” ujar Annisa.

Menurutnya, ketepatan penyaluran subsidi bukan hanya berkaitan dengan kemudahan akses bagi petani, tetapi juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran negara. Setiap rupiah yang dialokasikan melalui program subsidi diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.

Pemanfaatan data kependudukan dalam proses penyaluran juga dinilai dapat memperkuat akuntabilitas program sekaligus mengurangi potensi bantuan tidak tepat sasaran. Dengan rantai distribusi yang lebih efisien, manfaat subsidi dapat semakin optimal diterima oleh kelompok masyarakat yang membutuhkan.

“Yang terpenting adalah bagaimana program pemerintah benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak. Jika masyarakat di lapangan sudah merasakan proses yang lebih mudah dan manfaat yang lebih nyata, tentu ini menjadi perkembangan positif yang harus kita pertahankan sekaligus terus kita sempurnakan,” lanjut Annisa.

Ia berharap perbaikan tata kelola penyaluran subsidi pupuk dan bibit dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak petani, sehingga pada akhirnya mampu mendorong produktivitas pertanian, menjaga ketahanan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Show Comments (0)
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *