BANDUNG, FraksiGerindra.id — Anggota Komisi XII DPR RI, Rokhmat Ardiyan menegaskan komitmennya untuk melakukan evaluasi serta pengawasan langsung terhadap pelaksanaan program elektrifikasi nasional bersama General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat.
Menurutnya, Jawa Barat sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbesar sekaligus tingkat konsumsi energi tertinggi di Indonesia memerlukan perhatian khusus di sektor kelistrikan. Pertumbuhan industri yang pesat di wilayah tersebut menjadikan ketersediaan dan keandalan listrik sebagai faktor krusial dalam mendukung stabilitas ekonomi dan investasi.
Dalam rangkaian Kunjungan Kerja Reses Komisi XII di Bandung, Rokhmat memastikan bahwa kapasitas pasokan listrik di Jawa Barat sangat memadai untuk mendukung pertumbuhan ekonomi serta masuknya investasi baru.
“Kami menjaga betul agar investasi di Jawa Barat ini berjalan dengan baik, maka kami mendukung agar kelistrikan bisa beroperasi secara optimal. Berdasarkan data, kapasitas listrik di Jawa Barat mencapai 16.000 Megawatt (MW) dan yang baru digunakan adalah 8.900 MW. Artinya, Jawa Barat memiliki cadangan listrik yang luar biasa besar. Ini sangat aman untuk menopang investasi baru hingga tahun 2029-2030,” jelas Rokhmat usai Kunjungan Kerja Reses di Bandung, Provinsi Jawa Barat, Jumat (20/02/2026).
Selain menyoroti ketahanan pasokan, Rokhmat juga mengapresiasi capaian bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) di Jawa Barat yang telah mencapai sekitar 34 persen. Capaian tersebut dinilai sejalan dengan visi kedaulatan energi yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, yakni menghadirkan energi yang berkeadilan dan terjangkau bagi seluruh masyarakat.
“Bapak Presiden Prabowo menyampaikan bahwa setelah 80 tahun Indonesia merdeka, seluruh masyarakat harus bisa menikmati akses listrik. Sebagai bentuk nyata, di Dapil saya, kami bersama PLN telah melaksanakan program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) gratis untuk ribuan rumah masyarakat kurang mampu. Saya mengapresiasi GM PLN Jawa Barat yang merespons cepat program ini sehingga bisa terlaksana dengan baik,” pungkasnya.





