Berita Parlemen

Rokhmat Ardiyan Dorong Dewan Energi Nasional Kawal Kedaulatan Energi dan Transisi Menuju Energi Hijau

Anggota Komisi XII DPR RI Rokhmat Ardiyan dalam Rapat Dengar Pendapat RDP Komisi XII DPR RI bersam20251112184903

JAKARTA, Fraksigerindra.id – Anggota Komisi XII DPR RI, Rokhmat Ardiyan, menegaskan bahwa Dewan Energi Nasional (DEN) memegang peran sangat penting dalam menjalankan Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2025 tentang Kebijakan Energi Nasional. Ia menilai kebijakan energi harus diarahkan untuk mewujudkan kedaulatan energi yang adil, merata, serta benar-benar membawa kesejahteraan bagi rakyat.

Dalam rapat bersama Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional di Senayan pada Rabu (12/11/2025), Rokhmat menyampaikan bahwa DEN harus mendukung penuh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dalam semua langkah strategis, khususnya yang terkait pengembangan energi baru dan terbarukan.

Ia menekankan bahwa arah kebijakan energi harus sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam memaksimalkan potensi sumber daya alam untuk kesejahteraan nasional. Target pertumbuhan ekonomi 6-7% pada 2026 hingga 8 persen pada 2029, menurutnya, hanya dapat tercapai jika sektor energi kuat, berkelanjutan, dan modern.

Rokhmat juga menyampaikan bahwa kebijakan energi tidak boleh dipersempit sebagai urusan teknis semata. Ia mendorong DEN lebih aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai manfaat transisi energi, termasuk potensi pengolahan sampah menjadi listrik melalui investasi swasta.

Ia menyoroti tingginya ketergantungan Pulau Jawa pada pembangkit listrik berbahan bakar batu bara, dan mendorong percepatan pemanfaatan energi panas bumi. Menurut Rokhmat, pengembangan panas bumi di berbagai wilayah seperti Gunung Rinjani, Slamet, Semeru, Ciremai, hingga Salak harus disertai mekanisme bagi hasil yang menguntungkan daerah penghasil.

Selain itu, ia menekankan potensi besar energi terbarukan lainnya seperti tenaga surya di gedung dan danau, serta tenaga angin di wilayah selatan Jawa dari Pangandaran hingga Banyuwangi. Diversifikasi energi ini dinilai penting untuk mewujudkan kedaulatan energi sekaligus membuka peluang ekspor energi bersih.

Rokhmat menutup dengan menegaskan bahwa visi besar Presiden Prabowo adalah membangun kedaulatan energi yang benar-benar memberikan manfaat bagi rakyat dan membuka peluang Indonesia menjadi pemasok energi hijau untuk negara-negara seperti Singapura, sebuah langkah penting untuk masa depan Indonesia yang mandiri dan sejahtera.

Show Comments (0)
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *