Novita Wijayanti Minta Warga Cilacap Segera Vaksin

Lonjakan Covid-19, Novita Wijayanti: Pemerintah Harus Ambil Langkah Strategis dan Mendesak

JAKARTA, Fraksigerindra — Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Novita Wijayanti meminta agar vaksinasi massal di Kabupaten Cilacap dapat bergerak cepat. Target 1,1 Juta Vaksin di Kabupaten Cilacap, menurutnya harus didorong dan bertambah, mengingat jumlah penduduk Kabupaten Cilacap.

“Sekarang Cilacap sudah menurun kasus COVID-19, sudah diberlakukan PPKM level 3. Saya mendorong pemerintah daerah untuk bergerak cepat merealisasikan vaksinasi massal. Hanya saja, yang paling penting adalah kesadaran masyarakat. Ini yang terus kita dorong, dan perlu mendapatkan sosialisasi agar tidak termakan hoax vaksin,” ujar Novita dalam keterangan tertulis, Kamis (29/7/2021).

Novita mengatakan melalui Tim Novita Center terus dilakukan upaya-upaya untuk mendorong masyarakat Cilacap untuk mendapatkan vaksin.

“Saya minta, melalui Tim Novita Center, Tim kita di lapangan. Sembari menyebarkan bantuan sembako dan obat-obatan, agar dapat mengajak masyarakat dan mensosialisasikan pentingnya vaksin. Sehingga masyarakat dapat segera vaksin ke puskesmas-puskesmas terdekat,” tuturnya.

Menurut Anggota Komisi V DPR RI ini, vaksinasi massal ini harus segera diwujudkan. Kesadaran dan kerja sama seluruh pihak akan dapat merealisasikan vaksinasi massal ini. Novita juga menyinggung hoax vaksinasi COVID-19 yang mengakibatkan masyarakat tidak mau untuk divaksin.

“Saya sedih melihat masyarakat yang termakan hoax vaksinasi covid-19 ini. ini dapat menghambat dan memperlambat. Ini perlu sosialisasi lebih massif lagi di lapangan. Kalau gak mau vaksin, kapan kita bisa keluar dari pandemi ini,” kata Novita.

“Vaksinasi ini cara kita agar tidak berlarut-larut dalam pandemi. Selaku putra asli Cilacap, saya minta masyarakat dengan penuh kesadaran untuk vaksin. Demi kita semua,” sambungnya.

Sebagai informasi, pemberlakuan PPKM Level 3 di Kabupaten Cilacap terus berjalan, setelah sebelumnya Kabupaten Cilacap mengalami trend tinggi kasus COVID-19.

Bagikan

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email

Berikan Komentar

Tinggalkan komentar

BERITA TERBARU

BERITA TERKAIT