Berita Parlemen

Esthon Foenay Apresiasi Gerak Cepat Pemerintah Tangani Gempa Flores, Dorong Pemulihan Berkelanjutan

ab2893535af4581b6ff511ef74def7c

JAKARTA, Fraksigerindra.id — Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Esthon L. Foenay, mengapresiasi langkah cepat pemerintah dalam menangani dampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8/2026).

Menurut Esthon, respons pemerintah sejak hari pertama menunjukkan kehadiran negara dalam melindungi dan membantu masyarakat yang terdampak bencana. Mantan Wakil Gubernur NTT ini menilai, gerak cepat tersebut perlu dilanjutkan secara konsisten hingga memasuki tahap rehabilitasi dan rekonstruksi.

“Saya mengapresiasi langkah cepat pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo yang sejak awal kejadian langsung memerintahkan seluruh jajaran bergerak membantu masyarakat terdampak. Kehadiran negara sangat penting ketika masyarakat sedang menghadapi situasi sulit akibat bencana,” ujar Esthon dalam keterangannya, Selasa (18/8/2026).

Sejak gempa terjadi, pemerintah pusat melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk mempercepat penanganan di wilayah terdampak. Sejumlah pejabat pemerintah pusat juga telah turun langsung ke NTT untuk memantau kondisi masyarakat dan memastikan penanganan berjalan di lapangan.

Penanganan pada fase awal diarahkan pada penyelamatan dan evakuasi warga, pemenuhan kebutuhan dasar, pelayanan kesehatan, serta penanganan fasilitas dan infrastruktur yang terdampak.

Esthon menilai, langkah tersebut perlu didukung dengan pendataan yang akurat mengenai kondisi masyarakat dan tingkat kerusakan di setiap wilayah. Menurut dia, data yang valid penting untuk memastikan bantuan diberikan berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan.

“Yang harus kita pastikan adalah setiap masyarakat terdampak mendapatkan bantuan sesuai kebutuhannya. Karena itu, pendataan kerusakan dan kondisi warga harus dilakukan secara akurat agar bantuan pemerintah dapat cepat, tepat sasaran, dan tidak ada masyarakat yang terlewat,” kata Esthon.

Anggota Komisi II ini, juga menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam penanganan bencana. Hal tersebut dinilai penting mengingat karakteristik wilayah NTT yang memiliki sejumlah daerah dengan akses yang tidak mudah.

“Koordinasi pusat dan daerah harus terus diperkuat. Kita tidak ingin ada masyarakat di wilayah yang sulit dijangkau kemudian luput dari perhatian. Seluruh warga terdampak harus mendapatkan perlindungan dan pelayanan yang layak,” ujarnya.

Setelah kebutuhan mendesak masyarakat terpenuhi, legislator daerah pemilihan NTT ini mendorong pemerintah segera menyiapkan agenda rehabilitasi dan rekonstruksi. Menurut dia, pemulihan harus mencakup rumah warga serta berbagai fasilitas publik yang menunjang kehidupan masyarakat.

“Setelah tanggap darurat, pekerjaan kita belum selesai. Justru kita harus memastikan proses pemulihan berjalan. Rumah warga, sekolah, fasilitas kesehatan, akses transportasi, dan fasilitas publik lainnya harus segera dipulihkan agar kehidupan masyarakat dapat kembali berjalan,” tegas Esthon.

Esthon juga mengingatkan agar pembangunan kembali tidak sekadar mengembalikan kondisi seperti sebelum bencana. Menurut dia, rehabilitasi dan rekonstruksi harus sekaligus memperkuat ketahanan infrastruktur dan masyarakat terhadap potensi bencana di masa mendatang.

“Pemulihan harus menjadi kesempatan untuk membangun kembali dengan lebih baik dan lebih aman. Kita harus belajar dari bencana ini agar infrastruktur yang dibangun kembali memiliki ketahanan yang lebih baik dan masyarakat semakin siap menghadapi risiko bencana,” ujarnya.

Dalam kapasitasnya sebagai anggota DPR RI, Esthon menyatakan akan mendukung sekaligus mengawal langkah pemerintah dalam memastikan proses pemulihan masyarakat Flores berjalan secara berkelanjutan. Ia menilai, dukungan politik dan pengawasan parlemen diperlukan agar agenda pemulihan tidak berhenti setelah fase tanggap darurat berakhir.
“Sebagai bagian dari Fraksi Gerindra, saya mendukung langkah cepat yang telah dilakukan pemerintah. Dukungan itu juga harus kita lanjutkan dengan mengawal agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan sampai masyarakat benar-benar pulih,” tutur Esthon.

Show Comments (0)
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *