KALIMANTAN SELATAN, FraksiGerindra.id — Instruksi Presiden Prabowo Subianto agar Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) memberikan prioritas pengisian bahan bakar minyak (BBM) kepada armada Pemadam Kebakaran (Damkar) yang menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) mulai dirasakan manfaatnya di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.
Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Dapil Kalimantan Selatan I, H. Muhammad Rofiqi, memastikan kebijakan tersebut telah berjalan efektif setelah melakukan pemantauan langsung serta menerima laporan dari sejumlah regu pemadam Karhutla, Sabtu (12/9/2026).
“Hasil koordinasi kami dengan Pertamina Area Kalimantan Selatan dan regu pemadam Karhutla menunjukkan bahwa instruksi Presiden Prabowo Subianto berjalan lancar. Seluruh SPBU di Kabupaten Banjar kini mengutamakan armada Damkar dalam pengisian BBM,” ujar H. Muhammad Rofiqi.
Menurut Rofiqi, kemudahan akses BBM menjadi hal penting dalam mendukung mobilitas petugas dan armada pemadam, terutama ketika penanganan Karhutla membutuhkan respons cepat dan operasi yang berlangsung dalam waktu panjang.
Ia turut mengapresiasi Pertamina Area Kalimantan Selatan, para pengelola SPBU, serta seluruh petugas pemadam yang telah menjalankan kebijakan tersebut secara tertib sehingga upaya penanggulangan Karhutla dapat berlangsung lebih optimal.
“Kami mengapresiasi seluruh pihak yang bergerak cepat menindaklanjuti instruksi Presiden. Dalam kondisi darurat seperti Karhutla, jangan sampai armada pemadam kehilangan waktu hanya karena harus mengantre mendapatkan BBM. Prioritas seperti ini sangat membantu petugas bekerja lebih cepat di lapangan,” kata Rofiqi.
Manfaat kebijakan tersebut turut dirasakan langsung oleh para petugas pemadam. Ketua Regu Gabungan Damkar Bumi Selamat Rescue (Buser) 690, Hasan Hamdan, mengatakan puluhan armada di bawah koordinasinya kini mendapatkan akses prioritas ketika melakukan pengisian BBM, terutama jenis solar.
“Alhamdulillah, setelah adanya instruksi Presiden, armada kami jauh lebih mudah mendapatkan BBM. Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto, Pertamina Area Kalsel, dan para pemilik SPBU di Kabupaten Banjar,” ungkap Hasan melalui sambungan telepon saat berada di salah satu lokasi penanganan Karhutla di Kabupaten Banjar.
Rofiqi berharap pelaksanaan kebijakan tersebut terus dijaga selama kondisi Karhutla masih membutuhkan penanganan intensif. Menurutnya, kelancaran pasokan BBM merupakan salah satu faktor penting untuk memastikan armada pemadam dapat bergerak tanpa hambatan dalam melindungi masyarakat dan mencegah meluasnya kebakaran.
“Yang paling penting adalah memastikan petugas di lapangan memiliki dukungan yang mereka butuhkan. Semakin cepat armada bergerak, semakin besar peluang api bisa dikendalikan sebelum meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar bagi masyarakat,” pungkasnya.





