Berita Parlemen

Tinjau Bulog Sumut, M Husni Pastikan Stok Beras Sumut Aman di Tengah Ancaman El Nino

WhatsApp Image 2026 05 05 at 17.11.59

MEDAN, FraksiGerindra.id — Kapoksi Gerindra Komisi VIII DPR RI, M Husni, memastikan ketersediaan bahan pangan di Sumatera Utara berada dalam kondisi aman usai melakukan kunjungan kerja ke gudang Perum Bulog Kanwil Sumatera Utara di Medan, Senin (4/5/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Husni memeriksa langsung kondisi cadangan beras dan minyak goreng program pemerintah Minyakita, sekaligus memantau kesiapan distribusi pangan di tengah potensi gangguan akibat fenomena El Nino dan dinamika harga pangan global.

Berdasarkan data yang diterima, stok beras di Bulog Sumatera Utara saat ini mencapai 63.000 ton dan diproyeksikan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama lima bulan ke depan. Selain itu, tersedia pula stok Minyakita sebanyak 4,6 juta liter.

“Tadi kami cek total beras ada 63.000 ton, cukup untuk lima bulan. Stok Minyakita juga ada 4,6 juta liter. Ini instruksi Bapak Presiden agar tidak ada kekurangan di setiap wilayah, khususnya Sumatera Utara,” ujar Husni kepada wartawan.

Menurut Husni, kepastian ketersediaan stok tersebut merupakan bagian dari langkah antisipatif pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan nasional, terutama menghadapi ancaman penurunan produksi akibat perubahan cuaca ekstrem.

Ia menegaskan, pengawasan yang dilakukan tidak hanya sebatas pengecekan jumlah stok, tetapi juga mengidentifikasi berbagai potensi kendala distribusi yang dapat mengganggu pasokan di masyarakat.

“Kami akan melihat kendala di lapangan untuk dimitigasi bersama Bulog, sehingga tidak terjadi gangguan distribusi maupun kelangkaan di masyarakat,” katanya.

Husni menambahkan, arahan Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya kesiapan pangan nasional dalam menghadapi dampak El Nino. Karena itu, keberadaan cadangan beras yang kuat menjadi faktor strategis yang harus terus dijaga.

“Pesan Pak Presiden jelas, kita harus melihat kesiapan penyediaan pangan menghadapi El Nino. Tadi diinformasikan stok bisa bertahan lima bulan, dan yang luar biasa, seluruh stok beras ini berasal dari hasil produksi Sumut sendiri,” ucapnya.

Sementara itu, Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumut, Budi Cahyanto, menyampaikan bahwa ketahanan pangan di Sumatera Utara saat ini berada dalam kondisi sangat kuat. Ia menyebut stok beras yang tersedia dapat ditambah sewaktu-waktu sesuai kebutuhan melalui mekanisme distribusi nasional Bulog.

“Alhamdulillah, stok kita di Sumatera Utara sangat kuat, ada 63.000 ton dan bisa ditambah setiap saat. Secara nasional, stok kita sudah menyentuh angka 5,2 juta ton. Ini membuktikan bahwa Indonesia benar-benar mengalami swasembada pangan,” jelas Budi.

Menurutnya, seluruh stok beras di Sumatera Utara saat ini berasal dari hasil produksi lokal. Meski demikian, Bulog tetap menyiapkan mekanisme mobilisasi antarwilayah untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan apabila dibutuhkan.

Selain cadangan beras, Bulog Sumut juga tengah menjalankan program distribusi Minyakita melalui bantuan pangan dengan total alokasi mencapai 7 juta liter, di mana sekitar 1,8 juta liter telah tersalurkan. Di sisi lain, Bulog akan berkoordinasi dengan produsen sesuai ketentuan Permendag Nomor 43 Tahun 2024 guna mempercepat distribusi Minyakita ke pasar tradisional dalam satu hingga dua minggu mendatang.

Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga stabilitas harga minyak goreng sekaligus memastikan ketersediaan pasokan di tengah fluktuasi harga global.

Husni menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah, DPR RI, Bulog, dan produsen menjadi faktor penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional agar distribusi bahan pokok tetap berjalan lancar di seluruh daerah.

“Pemerintah bersama DPR RI akan terus duduk bersama produsen untuk memastikan seluruh kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi tanpa kendala distribusi di pasar-pasar tradisional,” tegasnya.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan karena pemerintah menjamin stok bahan pokok dalam kondisi aman.

“Untuk itu masyarakat jangan panik, karena semua stok bahan pokok aman,” pungkas Husni.

Show Comments (0)
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *