Berita Parlemen

Komisi IX DPR RI Nilai Program Pemagangan Nasional Tingkatkan Kesiapan Kerja Fresh Graduate di Palembang

meli

PALEMBANG, FraksiGerindra.id — Program Pemagangan Nasional yang diinisiasi Kementerian Ketenagakerjaan memperoleh apresiasi dari Komisi IX DPR RI. Berdasarkan hasil pemantauan langsung di sejumlah perusahaan di Kota Palembang, program ini dinilai efektif dalam meningkatkan kesiapan kerja serta membentuk mentalitas profesional para lulusan baru.

Anggota Komisi IX DPR RI, Sri Meliyana, menyampaikan bahwa perusahaan-perusahaan di Sumatera Selatan merasakan manfaat signifikan dari pelaksanaan program tersebut. Dukungan pembiayaan pelatihan oleh pemerintah dinilai menjadi faktor penting yang memungkinkan perusahaan lebih fokus pada proses pembinaan, pendampingan, dan transfer pengetahuan kepada para peserta magang.

“Setelah melewati tiga batch, perusahaan merasakan bantuan yang luar biasa. Karena biaya ditanggung pemerintah, perusahaan bisa berfokus memberikan pengetahuan maksimal kepada para pemagang sebagai bekal memasuki dunia kerja,” ungkap Sri Meliyana di sela peninjauan Komisi IX di PT Pusri, Palembang, Jumat (17/4/2026).

Lebih lanjut, Sri mengungkapkan hasil dialog langsung dengan para peserta magang yang telah menyelesaikan masa pelatihan selama enam bulan pertama. Ia menilai terdapat perubahan yang signifikan, baik dari sisi kompetensi maupun karakter kerja para peserta.

“Kami berbesar hati melihat proses pemagangan ini sangat positif. Anak-anak muda fresh graduate ini tiba-tiba seperti menjelma menjadi tenaga kerja yang sudah berpengalaman lama dan siap ditempatkan di mana saja,” jelas Sri Meliyana dengan nada bangga.

Atas capaian tersebut, Komisi IX DPR RI menyatakan komitmennya untuk terus mendorong pengembangan program pemagangan nasional, baik melalui peningkatan jumlah peserta maupun perluasan keterlibatan perusahaan. Hasil kunjungan lapangan ini selanjutnya akan menjadi bahan pembahasan dalam rapat kerja bersama Menteri Ketenagakerjaan guna memperkuat dan menyempurnakan kebijakan ke depan.

Show Comments (0)
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *