Jakarta, Fraksigerindra.id – Wakil Ketua Komisi II DPR RI Bahtra Banong menegaskan bahwa poin penting dari revisi Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah penerapan sistem merit dalam pengembangan karier ASN, khususnya agar ASN dari daerah yang berkompetensi tinggi dapat memiliki peluang berkarier di tingkat pusat.
“Kenapa RUU ASN penting dibahas? Karena kami ingin agar ada merit system yang berjalan bagi ASN, apakah itu Eselon II atau III di daerah yang punya kompetensi dan kapasitas memadai, mereka juga bisa berkarier sampai ke pusat,” ujar Bahtra di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (17/4/2025).
Menurutnya, selama ini banyak ASN daerah dengan kualitas bagus yang kariernya hanya terhenti di level daerah karena keterbatasan akses promosi ke tingkat nasional.
“Promosi-promosi jabatan itu tidak terjadi pada mereka. Kami ingin mereka yang punya kompetensi dan kualitas bagus bisa naik level, tidak hanya di daerah saja,” tegasnya.
Bahtra juga membantah bahwa revisi UU ASN akan membuka peluang bagi presiden untuk melakukan sentralisasi birokrasi. Ia menekankan bahwa setiap promosi akan tetap berdasarkan persyaratan dan kapasitas individu.
“Enggak lah, masa presiden? Kan ada persyaratan-persyaratan bagi mereka yang punya kapasitas dan kompetensi yang bagus,” katanya.
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi II DPR RI lainnya, Zulfikar Arse Sadikin, menegaskan bahwa pihaknya saat ini tidak sedang membahas perubahan terhadap UU Pemilu. Fokus utama Komisi II tahun ini adalah revisi Undang-Undang ASN, sesuai dengan Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2025.
“Fokus utama Komisi II saat ini pada RUU tentang Perubahan atas UU ASN, bukan pada perubahan UU Pemilu,” kata Zulfikar dalam acara Tasyakuran HUT ke-17 Bawaslu RI di Jakarta, Selasa (15/4/2025).
Sebagai informasi, Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN terakhir kali direvisi menjadi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023. Revisi lanjutan ini diarahkan untuk memperkuat sistem karier berbasis merit dan memperluas peluang pengembangan ASN berkualitas dari seluruh wilayah Indonesia.





