Berita Parlemen

Unru Baso Tinjau Koperasi Desa Merah Putih di Luwu, Kawal Implementasi Program Ekonomi Kerakyatan

20260428 170737

LUWU, FraksiGerindra.id — Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Gerindra, Unru Baso, meninjau langsung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Karang-Karangan, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Senin (27/4/2026), guna memastikan pelaksanaan program ekonomi kerakyatan yang digagas Presiden Prabowo Subianto berjalan sesuai rencana.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPR RI terhadap mitra kerja, khususnya Kementerian Koperasi, yang bertanggung jawab atas pelaksanaan teknis program Koperasi Desa Merah Putih di daerah.

Dalam peninjauan itu, Unru Baso menegaskan pentingnya memastikan program prioritas pemerintah benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa. Menurutnya, selain melakukan pengawasan, kunjungan tersebut juga dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi masyarakat sebagai bahan evaluasi program ke depan.

“Kami ingin memastikan progres program Presiden di wilayah kami berjalan dengan baik, sekaligus menyerap informasi dan aspirasi masyarakat sebagai bahan masukan konstruktif bagi mitra kerja kami,” kata Unru Baso.

Program Koperasi Desa Merah Putih dirancang sebagai upaya mendorong pembangunan ekonomi berbasis desa yang inklusif dan berkelanjutan. Setiap unit koperasi dilengkapi tujuh layanan utama, mulai dari gerai sembako murah, unit simpan pinjam, hingga layanan kesehatan dan logistik berbasis teknologi.

Untuk mendukung operasionalnya, pemerintah juga menyiapkan pendampingan komprehensif berupa pelatihan manajemen koperasi, dukungan digitalisasi, akses permodalan, hingga konektivitas pasar. Pendamping teknis bahkan disiapkan sampai tingkat kecamatan guna memastikan penguatan kelembagaan koperasi berjalan optimal.

Di wilayah Luwu Raya yang meliputi Kota Palopo, Kabupaten Luwu, Luwu Timur, dan Luwu Utara, telah dibangun ratusan unit KDMP. Koperasi di Desa Karang-Karangan menjadi salah satu yang akan segera diluncurkan bersamaan dengan KDMP di Kecamatan Towuti, Luwu Timur, pada 18 Mei 2026.

Unru Baso menilai keberadaan koperasi tersebut membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa melalui pemanfaatan potensi lokal dan semangat gotong royong.

“Koperasi ini akan menjadi motor penggerak ekonomi desa yang inklusif, modern, dan berdaya saing, sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat,” jelas Unru Baso.

Ia menambahkan, keberadaan KDMP juga diharapkan mampu menjawab persoalan klasik masyarakat desa, mulai dari keterbatasan akses modal, layanan kesehatan, hingga distribusi barang subsidi.

“Melalui koperasi ini, masyarakat akan lebih mudah mengakses modal, layanan kesehatan, hingga produk subsidi seperti pupuk dan LPG, sehingga ke depan tidak terjadi lagi kelangkaan seperti yang selama ini dirasakan,” tambahnya.

Dengan berbagai dukungan tersebut, Koperasi Desa Merah Putih diharapkan menjadi instrumen strategis dalam memperkuat ekonomi desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Show Comments (0)
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *