AMBON, FraksiGerindra.id — Anggota Komisi IV DPR RI Melati mendorong penguatan pengawasan dan penegakan hukum terhadap kapal-kapal besar yang melakukan pelanggaran administrasi maupun ketentuan pelayaran di wilayah perairan Indonesia. Ia menegaskan pentingnya kesiapan armada pengawas, baik dari sisi kelengkapan sarana dan prasarana maupun kompetensi sumber daya manusia (SDM), untuk memastikan perlindungan sumber daya kelautan dan perikanan berjalan optimal.
Hal tersebut disampaikan Melati saat melakukan peninjauan langsung terhadap Kapal Pengawas Orca 05 dalam rangka Kunjungan Kerja Reses Komisi IV DPR RI di Pelabuhan Perikanan Nusantara Ambon, Maluku, Sabtu (10/10/2026). Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi fasilitas kapal sekaligus memastikan kesiapan personel dalam menjalankan tugas pengawasan dan penegakan hukum di laut.
“PSDKP akan menindak kapal-kapal besar yang masuk ke wilayah Indonesia yang tidak mempunyai dokumen lengkap dan tidak sesuai dengan jalurnya. Kita senang sekali berada di sini melihat bahwa kapal ini bermanfaat untuk kepentingan perlindungan kelautan dan perikanan kita,” papar Melati.
Politisi Fraksi Partai Gerindra tersebut menilai keberadaan Kapal Pengawas Orca 05 memiliki peran penting dalam mendukung tugas pengawasan terhadap aktivitas kapal di wilayah perairan Indonesia. Armada tersebut berada di bawah pengelolaan Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Melati menjelaskan bahwa Kapal Pengawas Orca 05 merupakan kapal hibah dari masyarakat Jepang yang diserahterimakan pada 2023. Keberadaan kapal tersebut menjadi salah satu dukungan sarana operasional bagi PSDKP dalam melaksanakan pengawasan serta penindakan terhadap pelanggaran ketentuan di sektor kelautan dan perikanan.
Dalam inspeksi tersebut, Melati bersama rombongan Komisi IV DPR RI meninjau langsung sejumlah fasilitas yang tersedia di atas kapal. Berdasarkan hasil pengamatan, ia menilai kelengkapan sarana dan prasarana Orca 05 telah memadai untuk mendukung kebutuhan operasional kapal patroli.
Menurutnya, kesiapan fasilitas menjadi aspek penting dalam menunjang efektivitas pengawasan di laut, terutama ketika petugas harus menghadapi kapal-kapal besar yang diduga melanggar ketentuan dokumen maupun jalur pelayaran.
Apresiasi Kesiapan Kru dan Kompetensi Personel PSDKP
Selain memastikan kelengkapan fasilitas kapal, Melati turut memberikan apresiasi terhadap kesiapan dan kemampuan teknis kru Kapal Pengawas Orca 05 dalam mengoperasikan armada tersebut.
Ia menilai kompetensi personel menjadi faktor penting dalam memastikan seluruh fasilitas kapal dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung kegiatan patroli dan pengawasan di wilayah perairan Indonesia.
Menurut Melati, kemampuan para personel PSDKP tidak terlepas dari pelatihan khusus yang telah mereka jalani di Jepang. Pelatihan selama satu bulan tersebut menjadi bagian dari proses penguasaan teknologi dan peningkatan keterampilan teknis dalam mengoperasikan kapal pengawas.
“Saya lihat bersama rombongan bahwa kapal ini sudah memenuhi sarpras yang ada untuk kebutuhan kapal patroli. Kru dan SDM-nya juga sudah sangat terlatih, karena memang untuk menangani kapal ini mereka telah menjalani pelatihan khusus selama satu bulan di Jepang pada saat itu,” jelas Legislator Daerah Pemilihan Kepulauan Bangka Belitung tersebut.
Melati menilai kesiapan sarana pengawasan yang didukung personel terlatih merupakan modal penting bagi PSDKP dalam menjalankan tugas perlindungan sumber daya kelautan dan perikanan nasional.
Melalui peninjauan tersebut, ia menekankan pentingnya pemanfaatan armada pengawas secara optimal untuk mendukung pengawasan kegiatan di laut, termasuk penindakan terhadap kapal yang tidak memenuhi persyaratan dokumen atau melanggar ketentuan jalur pelayaran.
Kesiapan Kapal Pengawas Orca 05 beserta seluruh personelnya diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan tugas PSDKP dalam menjaga kepatuhan terhadap peraturan serta mendukung perlindungan sumber daya kelautan dan perikanan Indonesia.





