Perayaan Natal Nasional Gerindra, Hashim: Gerindra Tetap Berjuang Untuk Kepentingan Rakyat

Perayaan Natal Nasional Gerindra, Hashim: Gerindra Tetap Berjuang Untuk Kepentingan Rakyat

TANGERANG, Fraksigerindra.idKetua Dewan Pembina Gerakan Kristiani Indonesia Raya (Gekira) Hashim Djojohadikusumo menegaskan Partai Gerindra tetap berjuang untuk kepentingan rakyat. Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra ini menyatakan partainya akan terus melayani dan berbakti untuk bangsa Indonesia.

Hal itu disampaikan Hashim saat perayaan Natal Nasional Partai Gerindra secara hybird di Serpong, Tangerang Selatan, Sabtu (15/1/2022). Hashim mngatakan Gerindra senantiasa melayani, berjasa, berbuat, serta berbakti untuk rakyat Indonesia, terutama rakyat miskin. Adik kandung Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto tersebut juga mengapresiasi pembagian 10.000 kado Natal untuk anak-anak kurang mampu.

“Ini luar biasa dan saya sangat menghargai itu. Tidak ada pileg, pemilihan bupati dan pilpres, tetapi tetap ingat rakyat terutama yang tidak mampu,” ujar Hashim dalam keterangannya, Senin (17/1/2022).

Menurutnya, Gerindra sudah bekerja keras melalui anggota-anggota dewan untuk menggolkan undang-undang yang berdampak kepada masyarakat luas.

“Partai Gerindra sangat peduli terhadap masalah-masalah lingkungan hidup, sehingga pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh pemerintah daerah maupun pemerintah pusat tidak boleh sampai merusak lingkungan khususnya hutan hutan di Indonesia yang juga merupakan paru-paru dunia,” katanya.

Ketua Panitia Natal, dr Bambang dalam sambutannya melaporkan kegiatan kali ini berbeda dari Natal sebelumnya. Selain dilakukan secara hybrid, menurut Bambang, Natal kali ini dilakukan dengan rangkaian kegiatan “Berbagi Kasih Kado” kepada 10.000 anak Indonesia yang kurang mampu.

Kegiatan berbagi kado itu, kata Bambang, akan terus berlanjut sampai akhir tahun ini. Bambang mengharapkan dukungan dan partisipasi semua kader Gekira di mana pun berada untuk melaksanakan program ini secara terus menerus di daerah.

Ketua Harian PP Gekira Yan P Mandenas mengatakan Gekira sebagai salah satu organisasi sayap Gerindra Gerindra akan terus eksis berkontribusi melalui kerja-kerja nyata.

“Kita juga akan terus mengawal konstitusi dan terus mengayomi masyarakat Indonesia dari Sabang hingga Merauke karena itulah yang menjadi ideologi dan filosofi kita dalam membangun bangsa ini,” kata Yan.

Sekretaris Jenderal PP Gekira Nikson Silalahi menegaskan Gerindra merupakan partai nasionalis. Bersamaan dengan berdirinya Gerindra, kata Nikson, Hashim membentuk Kristiani Indonesia Raya (Kira) sebagai sayap partai yang kini berubah menjadi Gekira.

Melalui perayaan Natal, Nikson berharap agar pimpinan umat Protestan/Katolik akan terus mendukung program-program Gekira yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Selain itu juga mendukung orang-orang baik untuk menjadi politikus agar lebih banyak lagi karya-karya nyata.

Tema Natal yang diangkat, yakni “Cinta Kasih Kristus Menggerakkan Persaudaraan” dan sub tema “Tahun Berbagi Kasih (The Year of Generosity).” Renungan dibawakan oleh Pendeta Gilbert Lumoindong. Gilbert mengajak seluruh pengurus dan anggota Gerindra yang beragama Kristen untuk mengimani Natal sebagai cinta, jawaban, serta pelajaran dari pengalaman hidup bersama Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.

Gilbert juga sangat bersyukur, karena Partai Gerindra memberikan kesempatan kepada anak-anak Tuhan untuk tetap beribadah melalui Gekira. Gilbert mengajak seluruh pengurus dan anggota Gerindra untuk menerapkan empat kasih yang diajarkan Tuhan kepada umat manusia.

Pertama, kasih yang tidak memanjakan. Kedua, kasih yang membawa perubahan. Ketiga, kasih yang menuntun pengalaman-pengalaman dahsyat. Keempat, kasih yang pada akhirnya mendorong untuk memiliki posisi yang jelas.

Gilbert juga mengingatkan juga para politikus di Indonesia, termasuk di Gerindra untuk tidak memakai agama sebagai kendaraan politik.

“Agama itu menerangi politik. Agama itu justru mencerahkan kehidupan berpolitik. Saya tidak bisa bayangkan kalau seorang politisi yang dijamah oleh Tuhan, tetapi hatinya tidak memperjuangkan kebaikan untuk umat manusia,” kata Gilbert.

Bagikan

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Email

Berikan Komentar

Tinggalkan komentar

BERITA TERBARU

BERITA TERKAIT