SOLO, FraksiGerindra.id — Kebijakan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong penyaluran Bonus Hari Raya (BHR) bagi pengemudi ojek online (ojol) mulai dirasakan langsung oleh para mitra pengemudi di berbagai daerah.
Di Kota Solo, sejumlah pengemudi ojol mengaku telah menerima BHR dengan nominal yang meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Bantuan tersebut dinilai membantu memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya.
Endang Sulastri, salah satu pengemudi ojol yang telah bekerja sejak 2017, mengaku bersyukur dan terharu atas perhatian pemerintah terhadap para pengemudi transportasi daring. Ia menyebut kebijakan pemberian BHR bagi pengemudi ojol sudah berjalan selama dua tahun berturut-turut.
“Hati saya senang banget. Tahun lalu saya dapat (BHR) Rp 50 ribu, sekarang Rp 150 ribu. Untuk tambah-tambah, pokoknya buat cucu, buat fitrah sedikit-sedikit bisa. Senang banget ini sudah dua kali. Mengucapkan terima kasih ke Pak Prabowo membantu semua ojol, semua masyarakat dibantu semuanya,” ujar Endang yang memiliki empat anak.
Pengemudi ojol lainnya, Bagus Wahyu, yang mulai bekerja sejak 2018, juga menyampaikan hal serupa. Ia mengaku menerima BHR sebesar Rp 250 ribu pada tahun ini, meningkat signifikan dibandingkan tahun lalu.
“Alhamdulillah senang, untuk orang rumah dan kebutuhan sehari-hari. Terima kasih Pak Prabowo sudah membantu driver ojol di Solo Raya,” ungkapnya.
Joko Purwanto, yang telah menjadi pengemudi ojol selama sekitar enam tahun, juga menyampaikan rasa syukurnya setelah menerima BHR.
“BHR alhamdulillah dapat Rp 150 ribu. Alhamdulillah senang, bisa buat fitrah ke ponakan-ponakan,” katanya.
Sementara itu, pengemudi lainnya, Wawan, yang juga telah bekerja sebagai pengemudi ojol di Solo selama sekitar enam tahun, mengatakan bantuan tersebut sangat membantu kebutuhan keluarganya.
“BHR sudah cair, dapat Rp 200 ribu karena sempat vakum lama. Senang banget,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa dana tersebut rencananya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan anaknya.
“Buat beli makanan anak sama beli baju,” kata Wawan.
Sebelumnya, pemerintah mengumumkan bahwa Bonus Hari Raya tahun ini diberikan kepada sekitar 850 ribu mitra pengemudi ojol di Indonesia. Nilai total BHR yang disalurkan melalui perusahaan aplikasi juga meningkat signifikan, dari Rp110 miliar pada 2025 menjadi Rp220 miliar pada tahun ini. Pemerintah juga meminta perusahaan aplikasi untuk memastikan transparansi dalam perhitungan dan penyaluran besaran BHR kepada para mitra pengemudi.





