JEMBER, FraksiGerindra.id — Anggota Komisi VI DPR RI, Kawendra Lukistian menyampaikan optimisme bahwa harga tiket penerbangan rute Jakarta–Jember berpotensi menjadi lebih murah mulai tahun 2026. Peluang penurunan tarif tersebut sejalan dengan rencana pengisian bahan bakar pesawat secara langsung di Bandara Jember, yang dinilai dapat menekan biaya operasional maskapai penerbangan.
Hal tersebut disampaikan Kawendra saat tiba di Bandar Udara Notohadinegoro, Jawa Timur, pada Kamis (18/12/25). Setibanya di Jember, Kawendra langsung menghubungi Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, guna memastikan kesiapan pengisian bahan bakar avtur di bandara tersebut.
“Saya tadi sampai di Jember langsung menghubungi Pak Mars Ega. Saya sampaikan ke beliau tadi sudah mencoba maskapai Fly Jaya rute Jakarta-Jember, dan saya menanyakan langsung soal kapan pengisian bahan bakar pesawat bisa dilakukan di Jember,” katanya.
Mars Ega menjelaskan bahwa pengisian bahan bakar pesawat di Jember ditargetkan dapat mulai berjalan pada awal tahun 2026. Kebijakan ini dinilai strategis mengingat selama ini pesawat yang melayani rute tersebut harus mengisi bahan bakar di bandara lain, sehingga biaya operasional menjadi lebih tinggi.
“InsyaAllah ini bisa mulai awal tahun. Kalau pengisian bahan bakar bisa langsung di Jember, biaya operasional maskapai bisa lebih hemat,” ujar Kawendra.
Lebih lanjut, Kawendra menyebutkan bahwa efisiensi dalam pengisian bahan bakar tersebut berpotensi menurunkan harga tiket penerbangan hingga sekitar Rp300.000 per penumpang untuk rute Jakarta–Jember.
“Kurang lebih bisa menghemat sekitar Rp300 ribu. Ini lumayan sekali, tiket jadi lebih murah dan masyarakat pasti happy,” kata Kawendra.
Ia berharap rencana pengisian bahan bakar avtur secara langsung di Bandara Jember dapat terealisasi sesuai target. Dengan demikian, akses transportasi udara menuju Jember diharapkan semakin terjangkau serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata daerah pada tahun 2026 mendatang.





