BANGKALAN, FraksiGerindra.id — Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Imron Amin, mendorong penguatan pengawasan wilayah perbatasan Indonesia, khususnya jalur laut, untuk mencegah masuknya narkoba dari jaringan peredaran internasional. Menurutnya, langkah tersebut membutuhkan koordinasi antarlembaga, termasuk Badan Intelijen Negara (BIN), TNI Angkatan Laut, dan Badan Keamanan Laut (Bakamla).
Imron menilai pengawasan wilayah perbatasan menjadi bagian penting dalam upaya memutus jalur penyelundupan narkoba sebelum masuk dan beredar di tengah masyarakat.
“Kami selalu menyampaikan kepada instansi terkait mengenai pentingnya mendeteksi dan mencegah masuknya narkoba ke Indonesia, terutama melalui wilayah perbatasan laut,” tutur Imron di Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (3/11/2026).
Perkuat Koordinasi untuk Cegah Penyelundupan Narkoba
Ancaman peredaran narkoba masih menjadi tantangan serius bagi Indonesia. Berdasarkan informasi Badan Narkotika Nasional (BNN), Operasi Sapu Bersih Narkoba pada Mei 2026 berhasil mengungkap sejumlah kasus di berbagai wilayah dengan total 31 tersangka.
Dalam operasi tersebut, petugas menyita barang bukti berupa 136,5 kilogram sabu, 147 kilogram ganja, serta sejumlah narkotika lainnya dengan estimasi nilai ekonomi mencapai Rp211,4 miliar.
Pengungkapan kasus tersebut menunjukkan beragam modus peredaran narkoba, termasuk pemanfaatan jalur internasional, jasa ekspedisi, serta penggunaan kurir untuk membawa narkotika masuk ke Indonesia.
Menurut Imron, kondisi tersebut memperlihatkan pentingnya penguatan deteksi dini dan koordinasi lintas instansi untuk mempersempit ruang gerak jaringan penyelundupan narkoba, terutama melalui wilayah perbatasan laut.
Ajak Generasi Muda Bersama-sama Cegah Penyalahgunaan Narkoba
Selain mendorong penguatan pengawasan perbatasan, Imron mengingatkan bahwa ancaman narkoba tidak hanya berdampak terhadap kesehatan masyarakat, tetapi juga dapat merusak masa depan generasi penerus bangsa.
Ia menilai upaya pemberantasan dan pencegahan penyalahgunaan narkoba perlu mendapat dukungan seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda yang memiliki peran penting dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas.
“Kita punya cita-cita Indonesia Emas. Mari kita jaga bersama generasi muda, termasuk adik-adik yang masih SMP, SMA, dan mahasiswa, karena masa depan bangsa juga berada di tangan mereka,” ungkapnya.
Imron juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial. Menurutnya, kesadaran masyarakat perlu terus diperkuat sebagai bagian dari upaya melindungi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif, termasuk penyalahgunaan narkoba.
Ia berharap penguatan pengawasan perbatasan dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kepedulian masyarakat. Dengan demikian, upaya mencegah masuknya narkoba ke Indonesia sekaligus melindungi generasi muda dapat dilakukan secara lebih menyeluruh.





