Berita Parlemen

Rokhmat Ardiyan Tinjau Kebakaran TPSA Ciniru, Dorong Evaluasi Total Pengelolaan Sampah Kuningan

IMG 1374.JPG

KUNINGAN, FraksiGerindra.id — Kebakaran melanda Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Ciniru di Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Rabu (12/8/2026). Kepulan asap tebal dari gunungan sampah yang terbakar menyebar hingga ke kawasan permukiman warga di sekitar lokasi.

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Api diduga berasal dari bara yang masih menyala dan kemudian membesar akibat tiupan angin. Hingga proses penanganan berlangsung, kepulan asap masih terlihat dari area TPSA yang memiliki luas sekitar 5,5 hektare tersebut.

Petugas gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, dan Polri dikerahkan untuk melakukan pemadaman. Ambulans juga disiagakan sebagai langkah antisipasi apabila terdapat warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap.

Kepala Pelaksana BPBD Kuningan Indra Bayu Permana mengimbau masyarakat di sekitar TPSA untuk menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di wilayah yang terdampak asap guna meminimalkan risiko gangguan pernapasan.

Mendapat informasi mengenai kebakaran tersebut, Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi Partai Gerindra sekaligus Kapoksi Komisi XII Fraksi Partai Gerindra, H. Rokhmat Ardiyan, M.M., turun langsung meninjau lokasi.

Legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Barat X itu juga turut membantu proses pemadaman bersama petugas di tengah kepulan asap dan kondisi cuaca yang terik. Ia mengaku prihatin terhadap dampak kebakaran, terutama terhadap kesehatan masyarakat yang tinggal di sekitar TPSA.

“Saya prihatin sekaligus khawatir melihat kepulan asap tebal di TPSA Ciniru ini. Jelas, asap ini berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat sekitar,” ujar Rokhmat Ardiyan di sela rehatnya membantu para petugas Damkar.

Rokhmat menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, Polri, Damkar, dan BPBD Kuningan yang terus melakukan upaya pemadaman. Menurutnya, dukungan armada dan sumber daya perlu terus dimaksimalkan agar kebakaran dan kepulan asap dapat segera ditangani.

Dalam kunjungannya, Rokhmat juga menemui para pemulung yang masih mencari nafkah di kawasan TPSA. Ia berbincang sekaligus memberikan dukungan kepada masyarakat yang tetap beraktivitas di tengah kondisi kebakaran.

Menurut Rokhmat, kebakaran tersebut tidak dapat dipisahkan dari persoalan pengelolaan sampah di Kabupaten Kuningan. TPSA Ciniru yang memiliki luas sekitar 5,5 hektare disebut telah mengalami kelebihan kapasitas sehingga membutuhkan penanganan secara menyeluruh.

“Pemadaman api saja tidak cukup. TPSA Ciniru seluas 5,5 hektare ini, memang sudah overload dan darurat untuk ditangani secara serius. Kejadian ini harus jadi momentum evaluasi total,” tegasnya.

Sebagai anggota Komisi XII DPR RI yang membidangi antara lain energi dan sumber daya mineral, lingkungan hidup, serta investasi, Rokhmat menyebut persoalan pengelolaan sampah di Kuningan telah menjadi perhatiannya sejak lama.

Sebelumnya, ia telah mendorong keterlibatan Kementerian Lingkungan Hidup dalam upaya penanganan dan pengembangan sistem pengelolaan sampah terpadu di TPSA Ciniru. Selain itu, ia juga mendorong pemanfaatan teknologi pengolahan sampah menjadi energi serta pengembangan bank sampah berbasis desa.

“Saya akan berkoordinasi dengan Pemkab Kuningan serta kementerian terkait untuk mendorong solusi jangka panjang pengelolaan sampah di Kabupaten Kuningan,” ujarnya.

Rokhmat menilai besarnya volume sampah harian, sementara kapasitas TPSA sudah semakin terbatas, membuat pemerintah daerah perlu segera menyiapkan langkah penanganan jangka pendek sekaligus solusi permanen.

Menurutnya, modernisasi sistem pengelolaan sampah secara terintegrasi, pemanfaatan teknologi pengolahan sampah menjadi energi, serta pengurangan timbulan sampah sejak dari hulu perlu menjadi bagian dari strategi pembenahan pengelolaan sampah di Kabupaten Kuningan.

Ia berharap kebakaran dapat segera dikendalikan dan tidak menimbulkan dampak yang lebih luas bagi masyarakat maupun lingkungan sekitar. Rokhmat juga mengajak masyarakat membantu proses penanganan dengan mematuhi arahan dari pemerintah daerah dan instansi terkait.

“ Untuk warga sekitar TPSA Ciniru, tetap jaga kesehatan serta patuhi aturan-aturan yang disampaikan oleh dinas terkait!” pungkasnya.

Show Comments (0)
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *