PADANG, FraksiGerindra.id — Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, menyalurkan bantuan bagi masyarakat yang mengungsi akibat banjir dan longsor di Provinsi Sumatera Barat. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga yang terdampak.
Penyaluran bantuan dilakukan saat Andre meninjau tujuh lokasi banjir dan longsor di Kota Padang pada Kamis, (27/11/2025). Di berbagai titik pengungsian, Andre membagikan ribuan makanan siap santap dan bantuan tunai kepada warga.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wali Kota Padang Fadly Amran, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Barat Verry Mulyadi, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Padang Mastilizal Aye, Ketua Fraksi Gerindra Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Padang Wahyu Hidayat, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Pada setiap lokasi kunjungan, Andre secara langsung menyerahkan makanan kepada warga yang menyampaikan kesulitan memperoleh bahan makanan. Selain itu, ia memberikan bantuan tunai sebesar Rp5.000.000 untuk masing-masing titik peninjauan.
“Hari ini kita turun melihat langsung dan berdialog dengan para korban bencana. Kami turut berduka atas musibah ini. Bagi warga di pengungsian, mohon sabar dan ikuti instruksi Pemerintah Kota Padang,” ujarnya.
Di salah satu kawasan terdampak, Andre meninjau kompleks berisi sekitar 40 rumah yang masih terendam air. Didampingi oleh Camat Nanggalo Amrizal Rengganis, ia meminta Fraksi Gerindra Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Padang menurunkan alat berat untuk mengangkat material kayu yang menghambat aliran air.
“Katanya tinggi air sampai ke loteng. Warga harus tetap mengungsi sampai kondisi aman. Aspirasi warga, banjir ini baru benar-benar tuntas jika Batang Kuranji dinormalisasi. Selesai Batang Kandis, kita perjuangkan ini,” tuturnya.
Di wilayah Pulau Terlena, Kampung Lapai, Andre kembali menyalurkan makanan sekaligus memberikan dukungan kepada seorang perempuan hamil di pos pengungsian.
“Kita semua harus sabar dan tetap bersemangat,” kata Andre.
Ketika meninjau kawasan Rumah Potong di Lubuk Buaya, Koto Tangah, Andre menerima permintaan Wali Kota untuk membantu penyediaan alat berat dalam memperbaiki intake Perusahaan Daerah Air Minum yang rusak dan mengganggu pasokan air bagi puluhan ribu pelanggan. Di tengah situasi banjir dan pemadaman listrik, Andre langsung menghubungi Direktur Utama PT Hutama Karya, Koentjoro, guna mengerahkan tambahan alat berat.
“Beberapa alat Hutama Karya sudah turun di titik banjir dan longsor di Sumatera Barat. Nanti akan ditambah untuk Padang,” katanya.
Camat Fizlan kemudian membawa Andre ke lokasi lain, termasuk Gaduang, KPIK, dan kawasan perumahan Lumin Park di Lubuk Minturun yang terdampak banjir bandang hingga menyebabkan lima korban jiwa.
Kunjungan dilanjutkan ke dua titik pengungsian di Sungai Lareh Koto Tangah, yakni Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut Padang serta Masjid Nurul Falah.
“Kami akan terus memberikan bantuan kepada warga terdampak banjir dan longsor ini,” ungkap Andre.
Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kepedulian Andre terhadap penanganan bencana di wilayahnya. Menurutnya, bantuan tersebut memberikan manfaat nyata bagi warga yang sedang menghadapi situasi sulit.
“Terima kasih atas kedatangan dan bantuannya. Kami berharap Bang Andre dapat membantu mendatangkan alat berat untuk percepatan perbaikan intake Perusahaan Daerah Air Minum dan dukungan lainnya dari pusat,” ujar Fadly.





