Berita dari Dapil

Endro Hermono Ajak Pesantren Wujudkan Kemandirian Ekonomi Menuju Pasar Global

IMG 4942

JEMBER, Fraksigerindra.id — Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung menggelar seminar bertajuk “Kewirausahaan Berbasis Pesantren: Menghidupkan Ekonomi Umat dari Desa ke Pasar Global” di Kota Blitar, Sabtu (1/11/2025).

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah akademisi dan tokoh nasional, termasuk Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi Gerindra, Endro Hermono, yang menyampaikan pandangan strategis mengenai penguatan ekonomi umat berbasis pesantren. Turut hadir Wakil Dekan I FTIK Khoirul Anam, Kepala Bagian FTIK Nurul Amin, serta dosen UIN Syekh Wasil Kediri, Yopi Yudha Utama, sebagai narasumber utama.

Dalam sambutannya, legislator Gerindra tersebut menegaskan bahwa pesantren tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan moral dan spiritual, tetapi juga harus menjadi penggerak utama kebangkitan ekonomi masyarakat desa.
Ia menyebut semangat kemandirian ekonomi umat yang tumbuh dari pesantren sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk membangun Indonesia yang berdikari di bidang ekonomi.

“Presiden Prabowo menaruh perhatian besar pada pembangunan ekonomi rakyat berbasis kemandirian. Pesantren memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru, dimulai dari desa, menembus pasar global. Santri harus menjadi penerang umat sekaligus motor ekonomi masyarakat,” ujar Anggota Komisi VIII DPR RI itu.

Menurut wakil rakyat asal Blitar ini, konsep ekonomi umat yang digerakkan pesantren dapat menjadi pilar ketahanan ekonomi nasional. Dengan dukungan kebijakan pemerintah, pesantren diharapkan mampu menciptakan produk unggulan berdaya saing global serta membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar.

“Kemandirian ekonomi pesantren harus menjadi gerakan nasional. Setiap pesantren perlu memiliki unit usaha produktif, mulai dari pertanian, industri kreatif, hingga digitalisasi ekonomi. Inilah semangat ekonomi kerakyatan yang diajarkan Presiden Prabowo, bahwa kedaulatan ekonomi bangsa dimulai dari desa,” tegas anggota parlemen tersebut.

Lebih lanjut, Legislator Gerindra ini juga menekankan pentingnya sinergi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan sektor swasta agar potensi pesantren sebagai pusat ekonomi umat dapat berkembang lebih cepat dan berkelanjutan. Ia menutup pesannya dengan penegasan bahwa pembangunan ekonomi pesantren bukan hanya soal bisnis, tetapi tentang kemandirian bangsa.

Show Comments (0)
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *