Berita Parlemen

Yuliansyah Tinjau Dapur Makan Bergizi Gratis di Pontianak, Pastikan Standar Mutu dan Sterilitas Terjaga

IMG 20260503 WA0003

PONTIANAK, FraksiGerindra.id — Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Gerindra DPR RI, Yuliansyah, melakukan inspeksi langsung ke pusat dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, sebagai bagian dari pengawasan menyeluruh terhadap pelaksanaan program pemenuhan gizi bagi anak sekolah.

Setelah meninjau sejumlah sekolah penerima manfaat, Yuliansyah melanjutkan kunjungan ke fasilitas produksi makanan, salah satunya di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mariana. Dalam kunjungan tersebut, ia memantau secara langsung proses pengolahan, pengemasan, hingga kesiapan distribusi makanan yang akan disalurkan kepada para siswa.

Dengan mengenakan perlengkapan sanitasi lengkap berupa masker dan penutup kepala, Yuliansyah memasuki area dapur untuk memastikan seluruh tahapan produksi berjalan sesuai standar kebersihan dan keamanan pangan yang telah ditetapkan.

Dalam kesempatan itu, Yuliansyah juga memberikan sejumlah arahan kepada Kepala SPPG setempat agar operasional dapur tetap berpedoman pada instruksi Presiden terkait kualitas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis.

Pengawasan yang dilakukan difokuskan pada tiga aspek utama. Pertama, memastikan mutu kandungan gizi dalam setiap porsi makanan benar-benar memenuhi standar nutrisi pemerintah. Kedua, menjamin tingkat higienitas dan kesterilan selama proses memasak, penyiapan, hingga pengemasan makanan. Ketiga, memastikan keamanan konsumsi agar makanan yang diterima anak-anak sekolah berada dalam kondisi layak santap dan tidak menimbulkan risiko kesehatan.

“Penyaluran makanan bergizi ini harus sesuai dengan mutunya dan terjamin kesterilannya, supaya saat dikonsumsi oleh anak-anak tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dengan makanannya,” tegas pesan yang disampaikan dalam kunjungan tersebut.

Menurut Yuliansyah, pengawasan terhadap program Makan Bergizi Gratis tidak cukup dilakukan hanya pada titik distribusi di sekolah, tetapi juga harus dimulai dari dapur produksi sebagai pusat utama penyiapan makanan. Karena itu, kontrol dari hulu hingga hilir dinilai penting agar manfaat program benar-benar dirasakan secara optimal oleh para penerima.

Kunjungan tersebut sekaligus menegaskan komitmen Yuliansyah dalam mengawal pelaksanaan program gizi nasional agar berjalan tepat sasaran, memenuhi standar kebersihan, serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesehatan dan kualitas generasi muda di Kalimantan Barat.

Show Comments (0)
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *