KLATEN, FraksiGerindra.id — Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto menegaskan bahwa keberhasilan program swasembada pangan nasional tidak boleh dicapai dengan mengorbankan kesejahteraan petani. Menurutnya, petani yang sejahtera menjadi fondasi penting bagi terwujudnya sektor pertanian yang kuat serta kedaulatan pangan nasional.
Hal tersebut disampaikan Siti Hediati Soeharto, yang akrab disapa Titiek Soeharto, saat memimpin Kunjungan Kerja Komisi IV DPR RI dalam kegiatan Panen Raya Padi di Desa Wonosari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Jumat (10/7/2026).
“Keberhasilan swasembada pangan harus berjalan seiring dengan meningkatnya kesejahteraan petani. Sebab, petani yang sejahtera adalah kunci terwujudnya pertanian yang kuat dan kedaulatan pangan Indonesia,” ujar Titiek.
Titiek menjelaskan, Presiden Republik Indonesia telah menetapkan swasembada pangan sebagai salah satu agenda strategis nasional. Program tersebut dinilai penting untuk memperkuat kedaulatan bangsa di tengah tantangan ekonomi global, perubahan iklim, serta dinamika geopolitik.
Dalam konteks itu, Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Klaten sebagai salah satu lumbung pangan nasional, memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan pasokan beras nasional.
Meski demikian, Titiek mengingatkan bahwa sektor pertanian masih menghadapi sejumlah tantangan serius. Tantangan tersebut meliputi perubahan iklim, alih fungsi lahan, hingga meningkatnya biaya produksi yang dapat membebani petani.
Karena itu, ia menilai pembangunan pertanian harus dilakukan secara terpadu, mulai dari penyediaan sarana produksi, penguatan infrastruktur, modernisasi pertanian, hingga jaminan harga yang memberikan keuntungan dan kepastian bagi petani.
Lebih lanjut, Titiek menegaskan bahwa setiap kebijakan pemerintah di sektor pangan harus menempatkan petani sebagai pihak utama yang dilindungi dan diuntungkan.
“Jangan sampai kebijakan yang dibuat justru merugikan petani. Petani harus menjadi pihak pertama yang merasakan manfaat dari setiap kebijakan pangan nasional,” tegas Politisi Fraksi Partai Gerindra ini.
Titiek memastikan Komisi IV DPR RI akan terus mengawal pelaksanaan berbagai kebijakan pertanian melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Hal itu dilakukan agar seluruh program pertanian benar-benar berpihak kepada petani serta mampu memperkuat kedaulatan pangan nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Titiek juga menyampaikan apresiasi kepada para petani, penyuluh pertanian, penyalur pupuk bersubsidi, pemerintah daerah, Kementerian Pertanian, serta BUMN yang telah bekerja sama dalam meningkatkan produksi padi nasional.
Ia berharap momentum panen raya tersebut semakin memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan untuk membangun sektor pertanian yang produktif, modern, dan berpihak kepada petani.
“Semoga produksi terus meningkat, harga tetap menguntungkan, kesejahteraan petani semakin meningkat, serta pertanian Indonesia semakin jaya dan berdaulat,” pungkasnya.





