JAKARTA, FraksiGerindra.id — Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman menegaskan bahwa Komisi III DPR RI akan membentuk Tim Pengawas untuk mengawal penanganan perkara yang berkembang setelah adanya dinamika terkait pengunduran diri Jampidsus Febrie Adriansyah.
Langkah tersebut, menurut Habiburokhman, dilakukan untuk memastikan proses penegakan hukum tetap berjalan hingga tuntas, profesional, dan memberikan kepastian hukum.
“Komisi III DPR RI berkomitmen penuh untuk mengawal penanganan kasus ini hingga tuntas dan berkepastian hukum dengan membentuk Tim Pengawas,” ujar Habiburokhman di Jakarta, Sabtu (11/6/2026).
Habiburokhman menegaskan bahwa pengunduran diri tersebut tidak boleh melemahkan, menghambat, ataupun menghentikan proses penegakan hukum yang sedang berjalan. Ia menilai seluruh tahapan penanganan perkara harus tetap dilaksanakan secara objektif, profesional, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Selain itu, Habiburokhman meminta seluruh institusi penegak hukum dan keamanan negara, mulai dari Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kejaksaan Agung, hingga Tentara Nasional Indonesia, tetap solid, kompak, dan memperkuat sinergi dalam menjalankan tugas masing-masing.
Menurutnya, seluruh institusi tersebut perlu memiliki kesamaan visi dalam mendukung program Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam agenda pemberantasan korupsi secara tegas dan tanpa kompromi.
Politisi Fraksi Partai Gerindra itu juga menekankan bahwa dugaan tindak pidana korupsi merupakan perbuatan personal atau dilakukan oleh oknum tertentu. Karena itu, perkara tersebut tidak boleh dipandang sebagai representasi maupun kebijakan institusi.
Habiburokhman mengingatkan pentingnya mencegah konfrontasi dan ego sektoral antarlembaga penegak hukum. Menurutnya, kekompakan aparat penegak hukum dibutuhkan agar proses penanganan perkara tetap berjalan pada koridor yang benar.
“Negara membutuhkan kekompakan aparat penegak hukumnya untuk bergerak maju. Kami di Komisi III akan terus memastikan fungsi pengawasan berjalan optimal agar kerja sama antar-lembaga ini tetap kokoh dan berjalan di jalur yang benar,” pungkasnya.





