Kapoksi Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono, mendorong penguatan daya saing kawasan industri nasional melalui perbaikan ketersediaan dan harga energi, biaya logistik, serta proses perizinan. Menurutnya, berbagai persoalan tersebut masih ditemukan di sejumlah kawasan industri, termasuk Karawang International Industrial City (KIIC). Pembenahan dinilai penting untuk menjaga daya saing Indonesia di tengah persaingan investasi dengan negara lain, termasuk Vietnam.
“Permasalahannya sama. Yang pertama tentu permasalahan energi. Mereka menginginkan energi listrik, energi gas, dan sebagainya, kuotanya harus cukup, tentu dengan harga yang ada insentif.”
Selain energi dan logistik, kepastian regulasi dan penyederhanaan perizinan juga penting untuk menjaga iklim investasi. Bambang berharap pembahasan RUU tentang Kawasan Industri dapat menjadi momentum untuk memangkas birokrasi yang tidak diperlukan dan memperkuat dukungan bagi pelaku industri.






