Kabar Prabowo

Prabowo Pastikan Anggaran Penanganan Bencana Cukup: Bantuan Boleh Masuk dengan Mekanisme dan Prosedur yang Jelas

WhatsApp Image 2026 01 05 at 11.52.52

ACEH TAMIANG, FraksiGerindra.id — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memastikan pemerintah telah menyiapkan alokasi anggaran yang memadai untuk penanganan darurat serta pemulihan wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Presiden juga membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak mana pun yang ingin memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat meninjau pembangunan hunian sementara di Lapangan Sepak Bola Bukit Rata, Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (1/1). Dalam kesempatan itu, Presiden menegaskan bahwa pemerintah tidak akan menolak bantuan apa pun, selama penyalurannya mengikuti mekanisme dan prosedur yang berlaku.

“Saya sudah dilaporkan oleh Pak Gubernur dan nanti saya akan bicarakan dengan beberapa pejabat lain mekanismenya. Kalau ada pihak yang tulus ikhlas mau membantu ya kita jelas sebagai manusia masak menolak bantuan. Asal bantuannya itu jelas ya,” ujarnya.

Presiden menyampaikan bahwa pemerintah mempersilakan diaspora Aceh, Minangkabau, maupun Batak yang merasa terpanggil untuk membantu masyarakat di daerah asal masing-masing. Namun, ia menekankan agar bantuan tersebut disalurkan secara resmi agar dapat dikoordinasikan dengan baik oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

“Umpamanya ada diaspora Aceh di mana merasa terpanggil membantu di Aceh ya monggo silakan. Nanti kita salurkan. Ada diaspora Minang membantu apa itu silakan,” ungkapnya.

Prabowo juga menyebutkan bahwa komunitas Batak yang berada di Jakarta, kota-kota lain di Indonesia, maupun di luar negeri dipersilakan untuk menyalurkan bantuan melalui koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Selanjutnya, mekanisme penyaluran akan diatur oleh pemerintah daerah masing-masing.

“Kita kalau bantuan ikhlas dan tulus nanti kita serahkan. Mekanisme kita serahkan mungkin apakah nanti Gubernur Provinsi Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara mungkin membuka rekening seperti apa,” lanjutnya.

Presiden menegaskan bahwa bantuan juga dapat diberikan secara langsung kepada masyarakat terdampak, selama tetap dilakukan dengan koordinasi yang jelas bersama pemerintah.

“Mungkin dana bantuan pascabencana mau kirim langsung silakan, dari dalam negeri memberi sumbangan silakan. Kita tidak menolak bantuan, hanya mekanisme dan prosedurnya harus jelas ya,” tegansya.

Lebih lanjut, Presiden menekankan bahwa bantuan harus diberikan dengan niat tulus tanpa disertai kepentingan apa pun.

“Karena kita mengalami, pernah dibantu-dibantu akhirnya ujungnya ada juga ya kan yang menagih. Tapi kita harus berpikir positif yang penting kita secepatnya bekerja untuk meringankan penderitaan rakyat kita, di manapun itu tujuan kita,” pungkasnya.

Show Comments (0)
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *