Berita Parlemen

Novita Wijayanti Perjuangkan Pembangunan Embung Rp10 Miliar di Desa Wangon, Banyumas

WhatsApp Image 2025 09 18 at 12.43.33 eb172362

BANYUMAS, Fraksigerindra.id — Pembangunan embung di Desa Wangon, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, segera dimulai dengan nilai anggaran sebesar Rp10 miliar. Proyek strategis ini merupakan hasil aspirasi masyarakat yang diperjuangkan Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Dr. Hj. Novita Wijayanti, SE, MM, melalui Komisi V DPR RI yang membidangi infrastruktur, perhubungan, dan pembangunan desa.

Embung tersebut diharapkan menjadi solusi jangka panjang atas kebutuhan ketersediaan air di wilayah pertanian setempat. Menurut data dari Pemerintah Desa Wangon, embung ini nantinya mampu mengairi sekitar 90 hektar persawahan. Selain berfungsi menampung air hujan, embung akan menjadi cadangan air yang dapat dimanfaatkan untuk irigasi, terutama pada musim kemarau. Dengan keberadaan embung, ribuan petani di Desa Wangon dan sekitarnya diyakini dapat mengelola lahan mereka dengan lebih tenang karena ketersediaan air untuk irigasi lebih terjamin.

Novita menekankan bahwa pembangunan embung ini merupakan bentuk nyata komitmennya dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya dan mendukung ketahanan pangan.

“Embung bukan hanya sekadar infrastruktur fisik, tetapi instrumen vital yang berperan dalam menjaga ketersediaan air, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Saya berharap embung ini dapat benar-benar memberi manfaat bagi petani dan warga Desa Wangon, sehingga produktivitas pertanian meningkat dan kualitas hidup masyarakat ikut terangkat,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan embung juga membuka peluang pemanfaatan lain bagi masyarakat. “Selain sektor pertanian, embung dapat menjadi sarana pelestarian lingkungan, pengendali banjir, bahkan memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata desa. Dengan begitu, embung tidak hanya memberi manfaat ekologis, tetapi juga bisa menambah nilai ekonomi bagi desa,” jelas Novita.

Novita mendorong agar pembangunan embung tidak hanya dilihat dari sisi pengairan, tetapi juga dikelola secara kreatif untuk menambah manfaat.

“Kami mendorong agar pembangunan embung ini tidak hanya dilihat dari sisi pengairan, tetapi juga dapat dikelola secara kreatif untuk menambah manfaat bagi desa. Namun tetap yang utama adalah fungsi embung sebagai penopang ketahanan pangan,” imbuhnya.

Pembangunan embung akan dilaksanakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak dengan target penyelesaian empat bulan. Pemerintah Desa Wangon telah membentuk tim khusus untuk pemeliharaan dan pengawasan agar keberadaan embung berkelanjutan dan manfaatnya dirasakan jangka panjang.

Novita menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Wangon, masyarakat, serta BBWS Serayu Opak yang telah bersinergi dalam mewujudkan program ini.

“Kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, pemerintah pusat, serta DPR RI adalah kunci keberhasilan. Aspirasi rakyat harus diterjemahkan menjadi kebijakan dan program nyata. Pembangunan embung ini merupakan bukti bahwa kerja sama tersebut bisa menghadirkan manfaat langsung bagi warga,” pungkasnya.

Show Comments (0)
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *