Berita Parlemen

Komisi XII DPR RI Apresiasi BBM Subsidi Tetap, Minta Infrastruktur Ketahanan Energi Diperkuat

rokhmat 1

YOGYAKARTA, FraksiGerindra.id — Anggota Komisi XII DPR RI, Rokhmat Ardiyan, mengapresiasi kebijakan pemerintah yang mempertahankan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi dan LPG subsidi di tengah dinamika global. Menurutnya, langkah tersebut menjadi kebijakan strategis yang berdampak langsung pada stabilitas ekonomi masyarakat, menjaga daya beli, sekaligus memelihara keharmonisan sosial.

“BBM subsidi dan LPG subsidi tidak mengalami kenaikan. Ini langkah yang sangat baik oleh pemerintah, menunjukkan bahwa Bapak Presiden Prabowo Subianto sangat empati dan peduli kepada masyarakat. Kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya,” ujar Rokhmat Ardiyan usai mengikuti Kunjungan Kerja Masa Reses Komisi XII DPR RI ke Yogyakarta, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (23/4/2026).

Politisi Fraksi Partai Gerindra itu menegaskan, kebijakan menahan harga energi bersubsidi menjadi faktor penting untuk menjaga pertumbuhan ekonomi tetap bergerak, terutama karena biaya transportasi dan kebutuhan rumah tangga masyarakat tidak mengalami tekanan tambahan.

“Ini penting untuk menjaga pertumbuhan ekonomi, daya beli masyarakat, dan keharmonisan di tengah masyarakat,” tambahnya.

Selain mengapresiasi kebijakan harga energi, Rokhmat juga menyoroti pentingnya penguatan infrastruktur energi nasional sebagai fondasi ketahanan pasokan jangka panjang. Ia meminta fasilitas penyimpanan BBM dan LPG yang telah berusia puluhan tahun segera diremajakan karena memiliki fungsi vital dalam menjaga keamanan stok energi nasional.

“Storage tank yang sudah puluhan tahun harus segera diremajakan. Ini bukan hanya soal anggaran, tetapi menyangkut ketahanan energi dan masa depan bangsa,” tegasnya.

Ia juga menekankan perlunya peremajaan armada kapal Pertamina yang dinilai sudah berusia tua, serta penanganan pendangkalan di sejumlah pelabuhan yang memengaruhi kelancaran distribusi energi ke berbagai daerah.

“Peremajaan kapal dan perbaikan pelabuhan sangat penting karena pelabuhan adalah instrumen utama distribusi BBM dan LPG,” jelasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Komisi XII DPR RI juga mencatat adanya perubahan positif dalam pola konsumsi energi masyarakat di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Tercatat terjadi penurunan penggunaan BBM subsidi jenis Pertalite, diikuti peningkatan konsumsi BBM non-subsidi seperti Dexlite, Solar Dex, dan Pertamax.

“Tadi kami mendapat laporan adanya penurunan pembelian Pertalite dan peningkatan penggunaan BBM non-subsidi. Ini kami apresiasi karena menunjukkan kesadaran masyarakat yang semakin baik,” kata Rokhmat.

Sementara itu, Anggota Komisi XII DPR RI Ratna Juwita Sari menegaskan bahwa kunjungan kerja ini juga bertujuan memastikan stabilitas serta ketersediaan BBM di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, khususnya di tengah tingginya mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi.

“Kami Komisi XII DPR RI berdiskusi dengan Direktur Pembinaan Hilir Migas dan juga sahabat-sahabat dari Pertamina Patra Niaga serta Eksekutif General Manager wilayah Jawa Tengah dan DIY. Kami mengecek sejauh mana stabilitas dan ketersediaan BBM secara umum, khususnya di Jawa Tengah dan DIY,” ujarnya saat kunjungan berlangsung.

Ia menambahkan, Komisi XII DPR RI ingin memastikan distribusi BBM berjalan lancar tanpa hambatan, sehingga hasil kunjungan kerja tidak berhenti pada pembahasan teknis semata, melainkan melahirkan tindak lanjut kebijakan yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

“Tentu, Kunjungan Kerja Masa Reses ini kami harapkan tidak selesai hanya dengan pertemuan saja, tetapi juga harus berujung pada hadirnya kebijakan yang diimplementasikan sebesar-besarnya untuk kemanfaatan masyarakat,” tegasnya.

Komisi XII DPR RI menegaskan komitmennya untuk terus mengawal sektor energi nasional, baik melalui penjagaan stabilitas pasokan BBM yang terjangkau maupun melalui penguatan infrastruktur distribusi agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi secara merata dan berkelanjutan.

Show Comments (0)
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *