Berita Parlemen

Himmatul Aliyah Dorong Pemerataan Fasilitas Digital untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Himmatul Aliyah saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi X DPR ke 20251120083344

JAKARTA, Fraksigerindra.id — Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Himmatul Aliyah, menegaskan bahwa percepatan pemerataan fasilitas digital di sekolah menjadi kunci peningkatan kualitas pendidikan nasional. Ia menyampaikan hal tersebut saat Kunjungan Kerja Spesifik Komisi X DPR ke Balai Guru dan Tenaga Pendidikan (BGTK) Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Rabu (19/11/2025).

“Masih banyak sekolah yang tidak memiliki papan interaktif digital. Fasilitas yang ada saat ini belum memadai untuk mendukung pembelajaran,” ujar Himmatul.

Himmatul juga menyinggung pernyataan Presiden Prabowo Subianto mengenai rencana pemenuhan perangkat digital secara bertahap. Ia menilai komitmen tersebut perlu segera diwujudkan agar kesenjangan kualitas layanan pendidikan dapat diperkecil.

“Ini ucapan seorang Presiden. Tentu ada perhitungan anggaran, tapi harus ada kepastian agar sekolah tidak tertinggal,” katanya.

Selain sarana, Himmatul menyoroti aturan pendidikan lama yang masih memisahkan unit pendidikan berbasis kekhususan, termasuk lembaga keagamaan, sehingga akses terhadap fasilitas teknologi belum merata.

“Aturannya masih seperti itu, apalagi kita sedang menuju penyempurnaan sistem melalui revisi UU Sisdiknas. Banyak sekolah terpisah dan tidak punya akses kuat terhadap fasilitas pendidikan yang memadai,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya pemerataan fasilitas pendidikan, baik untuk sekolah umum maupun berbasis keagamaan.

“Kita tidak membedakan fasilitas, tapi bagaimana kebutuhan pendidikan bisa dipenuhi untuk semua. Kepentingan pendidikan dan keagamaan harus dibahas bersama,” tegasnya.

Himmatul memastikan bahwa pembahasan RUU Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas) tetap terbuka terhadap partisipasi publik.

“Masukan dari Bapak-Ibu semua masih sangat dibutuhkan, bisa disampaikan langsung, tertulis, atau melalui kanal resmi Komisi X,” ucapnya.

Ia berharap percepatan pemerataan fasilitas digital, penyempurnaan regulasi, dan peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik dapat menjadi fondasi kuat transformasi pendidikan nasional.

“Dengan pembangunan sistem baru, mudah-mudahan apa yang diharapkan Bapak-Ibu bisa terpenuhi. Kita ingin sistem pendidikan yang benar-benar meningkatkan kualitas sekolah di seluruh Indonesia,” pungkas Himmatul.

Show Comments (0)
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *