SEMARANG, FraksiGerindra.id — Anggota DPR RI Komisi VII Fraksi Gerindra, Jamal Mirdad, menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani di Kabupaten Semarang, Senin (27/4/2026), sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan sektor agraris dan percepatan swasembada pangan nasional.
Bantuan strategis tersebut diserahkan kepada Kelompok Tani Mitra Karya di Desa Mendongan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Tim Relawan Jamal Mirdad di hadapan para petani setempat.
Adapun bantuan yang diberikan berupa satu unit mesin kultivator FTL900H produksi PT Firman Indonesia yang diharapkan mampu mempercepat proses pengolahan lahan sekaligus meningkatkan efisiensi kerja petani.
Program penyaluran alsintan tersebut terwujud melalui kolaborasi antara Jamal Mirdad dengan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli, serta mendapat dukungan dari Kementerian UMKM. Sinergi antara unsur legislatif, BUMN, dan pemerintah ini dinilai menjadi langkah konkret dalam mendorong penguatan usaha mikro masyarakat, khususnya di sektor pertanian.
Dalam keterangan tertulisnya, Jamal Mirdad menegaskan bahwa penguatan fondasi pertanian menjadi kunci bagi kemajuan bangsa sekaligus sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.
“Bantuan ini adalah bentuk nyata dari komitmen kita bersama untuk mewujudkan ketahanan pangan dan mencapai kedaulatan pangan, persis seperti arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto,” ungkap Jamal Mirdad.
Ia menambahkan, pemanfaatan alat pertanian modern sangat dibutuhkan oleh petani kecil untuk meningkatkan produktivitas, nilai tambah, serta daya saing pertanian di daerah.
“Kita harus mampu meningkatkan nilai tambah serta daya saing pertanian kita di daerah. Harapannya, swasembada beras dan kemandirian pangan dapat tercapai dalam waktu cepat, yang pada akhirnya akan bermuara langsung pada peningkatan kesejahteraan petani,” tambahnya.
Penyaluran bantuan alsintan ini diharapkan dapat membantu petani mempercepat proses tanam, menekan biaya operasional, serta memperkuat produktivitas pertanian di Kabupaten Semarang sebagai bagian dari dukungan terhadap agenda swasembada pangan nasional.





