Kabar Prabowo

Prabowo Umumkan Indonesia Resmi Swasembada Beras per 31 Desember 2025

WhatsApp Image 2026 01 06 at 18.43.00

BOGOR, FraksiGerindra.id — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi mengumumkan bahwa Indonesia telah mencapai swasembada beras per 31 Desember 2025. Selain itu, Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tercatat berada pada level tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia, yakni melampaui angka 3 juta ton.

Pengumuman tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam Taklimat Terbuka Awal Tahun 2026 yang dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, jajaran menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan TNI dan Polri, kepala lembaga negara, serta para kepala daerah. Kegiatan ini berlangsung di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).

Dalam penyampaiannya, Presiden mengungkapkan bahwa target swasembada pangan yang dicanangkan pada awal masa pemerintahannya semula ditetapkan untuk dicapai dalam jangka waktu empat tahun. Namun, capaian tersebut berhasil direalisasikan lebih cepat.

“Alhamdulillah target yang saya berikan kepada tim pangan kita waktu awal pemerintahan saya pimpin adalah empat tahun untuk swasembada pangan. Alhamdulillah, pada 31 Desember 2025, waktu 24.00. Bisa kita dengan resmi mengatakan Republik Indonesia swasembada beras,” ujar Prabowo, diikuti tepuk tangan.

Presiden juga menyampaikan bahwa posisi cadangan beras pemerintah saat ini telah melampaui capaian tertinggi pada masa pemerintahan Presiden Soeharto, yang sebelumnya berada di kisaran 2 juta ton.

Berdasarkan data Badan Pangan Nasional, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola Bulog tercatat mencapai 3,248 juta ton hingga akhir Desember 2025. Kondisi tersebut dinilai memperkuat optimisme pemerintah dalam melanjutkan berbagai program intervensi pangan untuk menjaga stabilitas nasional.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa kemampuan suatu bangsa untuk menjamin ketersediaan pangan bagi rakyatnya merupakan indikator utama kemerdekaan yang sesungguhnya.

“Tidak ada bangsa yang benar-benar merdeka bila tidak mampu menjamin pangan bagi rakyatnya,” tegas Prabowo.

Ia menambahkan bahwa urgensi swasembada pangan semakin meningkat di tengah situasi global yang ditandai oleh konflik bersenjata, gangguan rantai pasok internasional, serta ketidakpastian geopolitik.

“Bayangkan jika kita masih tergantung impor beras, sementara negara-negara sumber impor kita sedang konflik,” ujar Prabowo.

Pada kesempatan yang sama, Presiden juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kabinet Merah Putih atas kinerja yang telah ditunjukkan. Ia kembali menekankan pentingnya kepemimpinan yang proaktif dan berorientasi pada kepentingan rakyat.

“Pemimpin sejati bukan yang menunggu perintah, tapi yang memahami arah besar dan berani bertindak,” imbuhnya.

Pemerintah menilai capaian swasembada beras dan penguatan cadangan pangan nasional ini sebagai tonggak penting dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus fondasi kemandirian bangsa di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

Show Comments (0)
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *