JAKARTA, FraksiGerindra.id — Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati menyoroti keberhasilan pemanfaatan aset milik pemerintah pusat yang dikembangkan menjadi ruang kreatif M Bloc Space di Jakarta. Ia mengapresiasi langkah revitalisasi tersebut karena dinilai mampu mengubah fungsi bangunan pemerintah menjadi kawasan produktif yang mendukung aktivitas generasi muda sekaligus membuka peluang usaha bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Menurut Rahayu, pengelolaan M Bloc Space dapat menjadi salah satu contoh pemanfaatan aset negara yang menyesuaikan diri dengan perkembangan kebutuhan masyarakat. Bangunan yang sebelumnya memiliki fungsi berbeda kini dapat dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan kreatif, ruang interaksi publik, serta sarana bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan dan memasarkan produk lokal.
“Dari M Bloc, kita melihat bagaimana dukungan terhadap UMKM Indonesia yang hadir di situ, yang sangat bisa menggunakan aset negara karena itu adalah miliknya pemerintah pusat, bisa digunakan, direvitalisasi, dan dibuat relevan untuk anak-anak muda sekarang,” ujar Rahayu saat kunjungan kerja reses Komisi VII DPR RI di Jakarta, Rabu (14/10/2026).
Politisi Fraksi Partai Gerindra tersebut menilai bahwa pengelolaan aset pemerintah tidak seharusnya hanya berorientasi pada pemeliharaan bangunan secara fisik. Lebih dari itu, aset yang tersedia perlu dioptimalkan agar memiliki manfaat ekonomi dan sosial yang lebih luas, termasuk dalam mendorong pertumbuhan industri kreatif serta memperkuat daya saing produk UMKM dalam negeri.
Ia melihat keberadaan M Bloc Space sebagai gambaran bagaimana fasilitas milik pemerintah dapat dikembangkan menjadi ruang yang lebih dekat dengan kehidupan generasi muda. Melalui pendekatan kreatif, kawasan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tempat berkumpul dan beraktivitas, tetapi juga memberikan kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk menjangkau konsumen yang lebih luas.
Rahayu juga mendorong agar konsep revitalisasi serupa dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pengelolaan aset publik lainnya, termasuk museum dan bangunan bersejarah. Menurutnya, pengembangan fasilitas tersebut perlu dilakukan dengan memperhatikan karakteristik, fungsi, serta nilai sejarah yang melekat agar tetap terjaga sekaligus memiliki daya tarik bagi masyarakat.
Dengan pendekatan pengelolaan yang lebih inovatif, aset publik diharapkan dapat menjadi ruang yang tidak hanya mempertahankan nilai dan fungsi aslinya, tetapi juga menghadirkan manfaat tambahan bagi masyarakat. Hal ini dinilai penting untuk meningkatkan ketertarikan generasi muda terhadap berbagai fasilitas publik sekaligus memperluas ruang bagi aktivitas ekonomi kreatif.
Lebih lanjut, Rahayu berharap pengembangan ruang kreatif seperti M Bloc Space dapat terus diperkuat sebagai bagian dari upaya mendukung pertumbuhan UMKM dan ekosistem ekonomi kreatif nasional. Keberadaan kawasan semacam ini diharapkan mampu memberikan kesempatan lebih besar bagi pelaku usaha untuk mengembangkan produknya, sekaligus mendorong partisipasi anak muda dalam mengenal, mengapresiasi, dan memanfaatkan karya kreatif Indonesia.





