MEDAN, FraksiGerindra.id — Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Haryadi, menyoroti dugaan pencemaran Sungai Cisadane yang dipicu kebakaran pabrik di kawasan pergudangan Serpong, Kota Tangerang Selatan. Ia meminta pemerintah, khususnya Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, segera mengambil langkah cepat untuk mengendalikan dampak pencemaran yang telah merusak ekosistem sungai.
“Kami mendengar katanya besok Pak Menteri akan melakukan kunjungan langsung ke perusahaan yang diduga terjadi kebocoran yang menyebabkan B3 itu mengalir ke daerah Cisadane. Mudah-mudahan Pak Menteri Kementerian Lingkungan Hidup bisa menyelesaikan dengan cepat,” ujarnya saat kunjungan kerja spesifik di Medan, Sumatera Utara, Kamis (12/2/2026).
Berdasarkan informasi dari KLH, pencemaran diduga berasal dari kebocoran bahan berbahaya dan beracun (B3) yang mengalir ke Sungai Cisadane. Dampaknya dilaporkan meluas hingga 22,5 kilometer dan mencakup wilayah Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, serta Kabupaten Tangerang.
Bambang menegaskan Komisi XII DPR RI akan segera meminta penjelasan resmi terkait perkembangan penanganan kasus tersebut dan terus memantau proses penegakan hukum serta langkah pemulihan lingkungan agar kejadian serupa tidak terulang.
“Ya, secepatnya kami juga akan minta update kepada Kementerian,” ungkapnya.
Sebelumnya, KLH melaporkan dampak pencemaran telah menyebabkan kematian berbagai biota akuatik, antara lain ikan mas, ikan baung, ikan patin, ikan nila, dan ikan sapu-sapu. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran masyarakat yang menggantungkan kebutuhan air dan mata pencaharian pada Sungai Cisadane.





