JAKARTA, Fraksigerindra.id — Komisi IV DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Peternakan Harahap Barokah di Desa Neglasari, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, untuk meninjau model peternakan sapi yang telah memenuhi standar sanitasi, kebersihan kandang, kesehatan hewan, dan kualitas daging ternak.
Anggota Komisi IV DPR RI, Endang Setyawati, menekankan pentingnya peningkatan mutu pakan dan pemanfaatan inovasi teknologi dalam sektor peternakan sebagai bagian dari strategi pengembangan peternakan sapi lokal yang berkelanjutan.
“Saya menekankan pentingnya peningkatan mutu pakan dan pemanfaatan inovasi teknologi dalam sektor peternakan. Hal ini sangat krusial untuk mendorong pengembangan peternakan sapi lokal secara berkelanjutan. Khususnya bagi BUMN Pangan agar dapat bekerja sama dengan para peternak dalam mengembangkan grand strategy peningkatan kualitas dan kapasitas ternak sapi, meskipun di tengah keterbatasan APBN. Strategi ini juga perlu dikolaborasikan dengan program Makan Bergizi Gratis,” ujar D Endang.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas banyaknya peternakan sapi lokal yang berkembang di Desa Neglasari sesuai dengan agroecological zone, dan berharap hal ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain.
“saya sangat mengapresiasi banyaknya peternakan sapi lokal sepanjang perjalanan di Desa Neglasari ini sesuai agroecological zone, untuk dapat dicontoh oleh daerah-daerah lainnya,” disampaikan dalam agenda kunjungan tersebut.
Menjelang momentum Lebaran dan Idul Adha, Dr. Endang mengingatkan para peternak agar menjaga kualitas sapi yang diperjualbelikan, terutama pada hari pasar hewan Senin di Purwakarta, yang mencatat transaksi hingga 2.000–3.000 ekor sapi per hari.
“Saya meminta agar peternak selalu menjaga kualitas sapinya dalam kegiatan jual beli. Ada sekitar 2.000–3.000 ekor sapi yang diperjualbelikan di pasar ternak Purwakarta, mulai dari pedet, bakalan, indukan bunting, pejantan produktif, pejantan siap potong, pejantan dengan berbagai bobot, jenis sapi maupun kerbau,” jelasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya spesifikasi hewan ternak berkualitas, seperti struktur kaki yang baik, tubuh tidak kurus, mata tidak cekung, dan perilaku aktif serta agresif.
Kunjungan kerja ini turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI, Direksi ID Food, Sestama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Direksi PT Berdikari, Direktur Karantina Hewan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Purwakarta, serta para peternak setempat.





