JAKARTA, Fraksigerindra.id — Anggota Komisi II DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Azis Subekti, menekankan bahwa penyelenggaraan pemilu damai tanpa gugatan bukan sekadar urusan teknis prosedural, melainkan etalase yang menunjukkan kualitas hidup bangsa Indonesia di mata dunia.
“Kalau pemilu kita damai, tidak ada PSU, tidak ada gugatan, kita ingin ngomong pada dunia: Indonesia sudah menerapkan demokrasi dengan baik,” tegas Azis saat memberikan materi dalam kegiatan Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilihan Umum bersama mitra kerja Bawaslu di Kebumen, Sabtu (13/9/2025).
Menurut Azis, kualitas demokrasi memiliki dampak langsung terhadap kepercayaan internasional. “Hati-hati, lho. Indeks demokrasi yang menurun menyebabkan investasi menurun, menyebabkan yang namanya kunjungan wisata juga turun. Sebenarnya, ketika kita melaksanakan pemilu ini, kita itu sedang pamer kualitas hidup kita,” jelasnya.
Politisi Gerindra asal Daerah Pemilihan Jawa Tengah VI itu menegaskan bahwa konsolidasi demokrasi harus menjadi prioritas bersama, seiring dengan lompatan pembangunan ekonomi dan industri yang sedang dijalankan Presiden. “Kalau presiden melakukan lompatan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, KPU dan Bawaslu harus melakukan lompatan dalam konsolidasi demokrasi,” tandas Azis.
Ia juga mengingatkan agar penguatan kelembagaan Bawaslu dan KPU tidak sekadar berhenti pada efisiensi internal, tetapi harus mampu memperkuat posisi demokrasi Indonesia sebagai negara yang diperhitungkan di kancah global.





