MARTAPURA, FraksiGerindra.id — Ketua DPC Gerindra Kabupaten Banjar sekaligus Anggota Komisi XIII DPR RI, Muhammad Rofiqi menilai langkah Presiden RI Prabowo Subianto yang turun langsung ke Kalimantan untuk melihat kondisi masyarakat sekaligus memimpin upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menghadapi bencana tersebut.
Menurut Rofiqi, kehadiran langsung Presiden di tengah situasi karhutla tidak hanya menunjukkan komitmen pemerintah pusat, tetapi juga memberikan dorongan moral kepada seluruh unsur di daerah agar turut mengambil peran dan tidak tinggal diam dalam upaya penanganan kebakaran.
“Sejauh ini, Bapak Presiden Prabowo Subianto telah melakukan berbagai upaya. Beliau juga turun langsung ke Kalimantan untuk melihat kondisi masyarakat dan memimpin langsung upaya pemadaman karhutla,” kata Rofiqi.
Ia menilai langkah Presiden tersebut semestinya menjadi motivasi bagi seluruh pihak di daerah untuk memperkuat koordinasi dan bersama-sama memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak karhutla.
“Tentu saja ini menjadi motivasi bagi kita dan kawan-kawan di daerah untuk terus ikut membantu. Pemerintah pusat sudah bergerak, maka di daerah juga harus terus bergerak sesuai dengan kewenangan dan kemampuan masing-masing,” ujarnya.
Rofiqi menegaskan, penanganan karhutla tidak dapat dibebankan hanya kepada satu pihak. Menurut dia, diperlukan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, relawan, dunia usaha, dan masyarakat untuk menghadapi kondisi tersebut, khususnya di tengah musim kemarau dan keterbatasan sumber air.
“Yang paling penting sekarang adalah bagaimana kita bersama-sama mencegah api semakin meluas, membantu proses pemadaman, sekaligus memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan perhatian,” katanya.
Selain penanganan kebakaran, Rofiqi juga mengingatkan pentingnya langkah pencegahan. Ia mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan serta menghindari berbagai aktivitas yang berpotensi menjadi pemicu kebakaran.
“Pencegahan juga sangat penting. Jangan sampai ada kelalaian yang kemudian menyebabkan kebakaran semakin besar dan berdampak kepada masyarakat luas,” tutur Rofiqi.
Rofiqi berharap penanganan karhutla di Kalimantan dapat dilakukan secara cepat, terukur, dan berkelanjutan. Dengan demikian, dampak kebakaran terhadap kesehatan masyarakat, lingkungan, serta aktivitas ekonomi dapat ditekan seminimal mungkin.
“Ini adalah tanggung jawab kita bersama. Semoga dengan sinergi yang kuat, karhutla dapat segera ditangani dan masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan aman,” pungkas Ketua DPC Gerindra Kabupaten Banjar ini.





