Berita Parlemen

Longki Djanggola Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 20 Palu, Sebut Program Prabowo Buka Akses Pendidikan Anak Kurang Mampu

WhatsApp Image 2026 07 13 at 11.33.42

PALU, FraksiGerindra.id — Anggota Komisi II DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Longki Djanggola, melakukan kunjungan pengawasan ke Sekolah Rakyat Terintegrasi 20 Palu, Sulawesi Tengah, Senin (13/7/2026). Dalam kunjungan tersebut, Longki menilai Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang memberikan kesempatan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Sekolah Rakyat Terintegrasi 20 Palu diketahui telah berjalan selama satu tahun. Saat ini, sekolah tersebut memiliki 183 peserta didik yang didampingi oleh 15 guru, 29 wali asuh, serta 11 wali asrama.

Longki menyampaikan bahwa keberadaan Sekolah Rakyat menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang selama ini menghadapi kendala dalam mengakses pendidikan akibat keterbatasan ekonomi.

“Program ini merupakan salah satu program hasil cepat Presiden Prabowo Subianto. Hari ini kita melihat langsung ada 183 murid yang mendapat kesempatan belajar di sini. Ini luar biasa,” kata Longki saat memberikan sambutan.

Menurut mantan Gubernur Sulawesi Tengah dua periode tersebut, gagasan Sekolah Rakyat berangkat dari kepedulian Presiden Prabowo terhadap anak-anak Indonesia yang tidak dapat melanjutkan pendidikan karena persoalan biaya.

“Ada anak-anak kita yang tidak bisa melanjutkan sekolah karena ketiadaan biaya. Apa yang dicita-citakan Pak Prabowo berangkat dari keprihatinan itu,” ujarnya.

Longki menjelaskan, Sekolah Rakyat berada di bawah pembinaan Kementerian Sosial. Program ini menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam upaya memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan.

“Sekolah Rakyat ini berada di bawah Kementerian Sosial. Saya kagum melihat bagaimana sekolah ini dijalankan. Tolong jaga sekolah ini dengan baik,” katanya.

Ia berharap para siswa dapat memanfaatkan kesempatan belajar di Sekolah Rakyat dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, pendidikan menjadi jalan penting bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperbaiki kualitas hidup di masa depan.

“Pak Prabowo ingin anak-anak dari keluarga yang tidak mampu bisa terangkat harkat dan martabatnya. Pada akhirnya mereka memiliki kehidupan yang lebih layak melalui pendidikan,” tutur Longki.

Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 20 Palu, Anita, berharap pembangunan gedung permanen sekolah dapat segera terealisasi. Menurutnya, keberadaan fasilitas permanen akan membuat proses pembelajaran berjalan lebih optimal.

“Insyaallah sekolah kami yang permanen segera terwujud,” kata Anita.

Kunjungan pengawasan DPR RI tersebut menjadi bagian dari evaluasi pelaksanaan program Sekolah Rakyat yang digagas pemerintah. Program ini bertujuan memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu sekaligus memastikan pelaksanaannya berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

Show Comments (0)
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *