Berita Parlemen

DPR RI dan Pemerintah Sepakati Anggaran Rp100,1 Triliun untuk Pemulihan Pascabencana Sumatra hingga 2028

daso

JAKARTA, FraksiGerindra.id — Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengungkapkan bahwa DPR RI bersama pemerintah telah menyepakati rencana induk rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Sumatra beserta dukungan anggaran pemulihan sebesar Rp100,1 triliun hingga tahun 2028.

Hal tersebut disampaikan Dasco usai memimpin Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatra bersama pemerintah di Gedung Nusantara IV DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (25/5/2026).

“Barusan tadi telah diadakan rapat koordinasi antara Satgas pascabencana DPR RI dengan Satgas Pemulihan dan Rekonstruksi dari pihak pemerintah. Kami membahas rencana induk rehabilitasi dan rekonstruksi yang sudah disetujui dan alhamdulillah anggarannya telah disetujui oleh pemerintah,” ujar Dasco dalam konferensi pers.

Sufmi Dasco menjelaskan bahwa koordinasi dilakukan guna memastikan program rehabilitasi dan rekonstruksi, termasuk rencana kerja lintas kementerian dan lembaga, dapat berjalan optimal dan terintegrasi. Ia menyebut pelaksanaan teknis rehabilitasi dan rekonstruksi nantinya akan dijalankan oleh Satgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pemerintah yang dipimpin Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.

“Koordinasi ini dilakukan agar kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi maupun secara teknis rencana kerja kementerian dan lembaga bisa berjalan dengan baik. Untuk hal-hal teknis nantinya akan dilakukan oleh Satgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi dari pemerintah yang diketuai Pak Tito Karnavian,” ungkap Pimpinan DPR RI Koordinator Politik dan Keamanan (Korpolkam) ini.

Rapat koordinasi tersebut menjadi bagian dari sinergi DPR RI dan pemerintah dalam memastikan proses pemulihan pascabencana di Sumatra dapat berlangsung cepat, terarah, dan tepat sasaran bagi masyarakat terdampak.

Turut hadir dalam rapat tersebut sejumlah anggota DPR RI, antara lain TA Khalid, Andi Iwan Darmawan Aras, Putih Sari, dan Kawendra Lukistian. Hadir pula Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Kepala BNPB Suharyanto, Dankor Brimob Ramdani Hidayat, serta Kepala Danantara Dony Oskaria.

Sementara itu, Tito Karnavian selaku Ketua Satgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bencana Sumatra merinci bahwa total anggaran Rp100,1 triliun tersebut telah memperoleh persetujuan pemerintah dan mendapat dukungan penuh dari Satgas DPR RI yang dipimpin Sufmi Dasco Ahmad.

Adapun rincian alokasi anggaran meliputi Rp38,9 triliun pada tahun 2026 yang difokuskan untuk pembangunan infrastruktur prioritas, sekolah, dan hunian; Rp32,9 triliun pada tahun 2027; serta Rp28,2 triliun pada tahun 2028.

Kementerian Pekerjaan Umum menjadi instansi dengan alokasi terbesar, yakni Rp69 triliun selama tiga tahun untuk perbaikan jalan, jembatan, dan sungai. Sementara itu, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman memperoleh alokasi Rp7,4 triliun guna mempercepat pembangunan Hunian Tetap (Huntap).

“Target kami untuk Huntap paling lambat selesai pada 2027. Kita harapkan masyarakat jangan terlalu lama berada di hunian sementara (Huntara),” tegas Tito.

Show Comments (0)
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *