Berita Parlemen

Kawendra Apresiasi Langkah MPR RI Tindak Polemik LCC Empat Pilar Kalbar, Beri Penghargaan untuk SMAN 1 Pontianak

WhatsApp Image 2026 05 12 at 20.28.56

JAKARTA, FraksiGerindra.id — Polemik terkait penilaian dalam ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat masih menjadi sorotan publik. Anggota Komisi VI DPR RI, Kawendra Lukistian, menyampaikan apresiasi atas langkah pimpinan MPR RI yang menonaktifkan dewan juri dan pembawa acara (MC) dalam perlombaan tersebut.

Melalui unggahan di media sosial pribadinya, Kawendra memberikan apresiasi kepada Wakil Ketua MPR RI, Abcandra Muhammad Akbar Supratman, atas respons cepat terhadap polemik yang berkembang di tengah masyarakat.

“Apreasiasi untuk Pimpinan MPR, Abcandra Akbar yang telah mendorong penonaktifan Dewan Juri, serta MC dalam Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalbar yang menjadi Polemik beberapa waktu ini,” tulis Kawendra, Selasa (12/5/2026).

Kawendra juga menilai peserta dari SMAN 1 Pontianak telah memberikan jawaban yang benar lebih dahulu dalam salah satu sesi final. Namun, menurutnya, jawaban tersebut justru dianulir oleh dewan juri.

“Harus fair kita akui, bahwa adik-adik dari SMAN 1 Pontianak sudah memberikan jawaban yang benar terlebih lebih dulu. Tapi malah dianulir oleh Dewan Juri,” lanjutnya.

Sebagai bentuk dukungan moral kepada para peserta, Kawendra menyatakan telah meminta Ketua DPW Gekrafs Kalimantan Barat untuk berkoordinasi dengan tim dari SMAN 1 Pontianak guna memberikan hadiah apresiasi kepada para siswa.

“Untuk itu saya telah meminta Ketua DPW Gekrafs Kalbar agar berkoordinasi dengan para peserta LCC dari SMAN 1 Pontianak, untuk memberikan hadiah apresiasi bagi mereka. Karena mereka adalah generasi penerus yang harus dijaga terus optimismenya,” ujarnya.

Sebelumnya, polemik LCC Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat viral di media sosial setelah muncul perdebatan mengenai keputusan dewan juri pada babak final. Sejumlah warganet menilai terdapat ketidaksesuaian dalam penilaian terhadap jawaban peserta, sehingga memicu kritik luas dari masyarakat.

Show Comments (0)
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *