Berita Parlemen

Mariana Tinjau Gudang Bulog Banjarbaru, Pastikan Stok Pangan Kalimantan Selatan Aman hingga Akhir Tahun

WhatsApp Image 2026 05 04 at 15.05.40

BANJARBARU, FraksiGerindra.id — Anggota Komisi IX DPR RI sekaligus Ketua DPD Partai Gerindra Kalimantan Selatan, Hj. Mariana, meninjau Gudang Perum Bulog Landasan Ulin Utara, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, guna memastikan ketersediaan stok pangan serta kesiapan distribusi beras bagi masyarakat di wilayah tersebut.

Kunjungan tersebut diterima jajaran manajemen Wilayah Bulog Kalimantan Selatan. Dalam peninjauan itu, Hj. Mariana melihat langsung kapasitas gudang, kualitas penyimpanan, serta perkembangan penyerapan beras dari petani lokal yang dilakukan Bulog.

Berdasarkan data yang dipaparkan, Gudang Bulog Landasan Ulin Utara memiliki tiga unit penyimpanan dengan kapasitas masing-masing 3.500 ton atau total 10.500 ton. Kapasitas tersebut digunakan untuk menopang kebutuhan beras di lima kabupaten/kota di Kalimantan Selatan, sementara kebutuhan daerah lainnya disuplai melalui titik gudang Bulog lain yang tersebar di provinsi tersebut.

Selain itu, Bulog Kalimantan Selatan pada tahun 2026 menargetkan penyerapan beras sebesar 23.000 ton. Dengan realisasi penyerapan gabah yang berjalan baik, Hj. Mariana menilai stok beras di Kalimantan Selatan berada dalam kondisi aman dan diproyeksikan tetap terjaga hingga akhir tahun, terlebih dengan tambahan hasil panen pada musim berikutnya.

Menurut Hj. Mariana, pengawasan terhadap cadangan pangan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap agenda swasembada pangan nasional yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Sesuai arahan Pak Prabowo, saya ingin memastikan stok pangan di Kalimantan Selatan aman. Selain itu kualitas beras juga harus terjaga untuk sampai ke Masyarakat” ujar Mariana, Anggota Komisi IX DPR RI dan Ketua DPD Gerindra Kalimantan Selatan.

Selain aspek ketersediaan stok, Hj. Mariana juga menekankan pentingnya peran Bulog dalam menjaga kelancaran distribusi agar harga beras di tingkat konsumen tetap stabil tanpa merugikan petani sebagai produsen.

“Harapan saya, Bulog harus mampu menjalankan proses distribusi dengan baik demi menjaga harga ditingkat konsumen dan tetap menjaga kestabilan harga ditingkat petani”.

Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran Bulog Kalimantan Selatan yang dinilai telah berkontribusi dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui penyerapan hasil panen petani lokal secara optimal.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada pimpinan Bulog Kalimantan beserta jajaran yang telah mendukung Program Presiden Prabowo Subianto. Semoga bisa terus bersinergi”.

Penyerapan beras dalam bentuk gabah yang dilakukan Bulog di wilayah ini seluruhnya berasal dari petani lokal Kalimantan Selatan. Kondisi tersebut dinilai memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi pertanian daerah karena hasil panen petani mendapatkan kepastian pasar sekaligus memperkuat cadangan pangan pemerintah.

Show Comments (0)
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *