Berita Parlemen

Ketua MPR Ahmad Muzani Tegaskan Peran Bung Karno dalam Membuka Akses Ziarah ke Makam Imam Bukhari

ahmad muzani

UZBEKISTAN, FraksiGerindra.id — Ketua MPR RI, Ahmad Muzani menegaskan peran penting Presiden Pertama Republik Indonesia, Soekarno atau Bung Karno, dalam membuka akses dunia Islam terhadap makam Imam Bukhari saat melakukan ziarah ke kompleks makam ulama besar tersebut di Samarkand, Uzbekistan, Jumat.

Muzani menyampaikan bahwa hubungan antara Indonesia dan Uzbekistan telah terjalin sejak lama, bahkan sebelum kedua negara menjalin hubungan diplomatik secara resmi. Menurutnya, Bung Karno menjadi tokoh Indonesia pertama yang mengunjungi makam Imam Bukhari pada tahun 1956.

“Sejak itu sampai sekarang, makam Imam Bukhari dikunjungi dan diziarahi umat Islam dari seluruh dunia,” kata Muzani dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat.

Ia juga menjelaskan bahwa penyebaran Islam di Pulau Jawa tidak terlepas dari peran para ulama yang berasal dari wilayah Uzbekistan pada abad ke-15. Oleh karena itu, kehadirannya bersama para ulama Indonesia ke Uzbekistan merupakan bagian dari upaya mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat hubungan sejarah dan keagamaan yang telah lama terjalin antara kedua bangsa.

Dalam kunjungan tersebut, Muzani mengaku bersyukur dapat berziarah ke makam Imam Bukhari sekaligus menyaksikan secara langsung naskah monumental Sahih Bukhari.

Menurutnya, Sahih Bukhari merupakan salah satu kitab hadis yang menjadi rujukan utama umat Islam di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia. Kitab tersebut hingga kini masih dipelajari secara luas di lingkungan pondok pesantren maupun perguruan tinggi.

“Bahkan, sebagai bentuk hormatnya kami kepada Imam Bukhari, kami kemudian mengadakan tasyakuran atau selamatan setelah selesainya menamatkan kitab Imam Bukhori setiap tahunnya,” katanya.

Muzani berharap kunjungan para ulama Indonesia ke makam Imam Bukhari dapat semakin mempererat tali persaudaraan antara umat Islam di Indonesia dan Uzbekistan, sekaligus memperkokoh hubungan persahabatan kedua negara.

“Mudah-mudahan persaudaraan dan persahabatan antara umat Islam Indonesia dan Uzbekistan terus terjalin dengan baik dan semakin erat pada masa yang akan datang,” kata Muzani.

Show Comments (0)
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *