KALENDER AGENDA

FRAKSI PARTAI GERINDRA

BERITA TERKINI

WhatsApp Image 2026 01 22 at 16.06.58 3
Kabar Prabowo

Prabowo Kantongi Komitmen Inggris Pulihkan Ekosistem Taman Nasional di Indonesia

LONDON, FraksiGerindra.id — Menteri Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Pemerintah Inggris menyatakan komitmennya untuk mendukung upaya pelestarian ekosistem di 57 taman nasional yang tersebar di Indonesia. Komitmen tersebut disampaikan dalam pertemuan antara Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dan Raja Charles III di London, Rabu (21/1). Menurut Teddy, kedua pemimpin menunjukkan kepedulian yang kuat terhadap isu lingkungan hidup dan konservasi alam. “Bapak Presiden bertemu dengan Raja Charles III, intinya adalah kerja sama dan komitmen dari Inggris dalam membantu Indonesia dalam memperbaiki ekosistem dan pemulihan 57 taman nasional,” ujar Teddy di Bandara Stansted, London, Rabu (21/1) waktu setempat. Teddy menjelaskan bahwa dukungan Inggris terhadap konservasi lingkungan di Indonesia sejatinya telah berjalan dalam beberapa program sebelumnya. Salah satunya adalah keterlibatan Inggris dalam upaya konservasi di Taman Nasional Way Kambas, yang dikenal sebagai pusat konservasi gajah Sumatra. Selain itu, Inggris juga berperan dalam perlindungan gajah Sumatra melalui Peusangan Elephant Conservation Initiative di Aceh. Program tersebut berfokus pada pembangunan koridor satwa liar, mitigasi konflik manusia dan gajah, serta perlindungan habitat alami yang tersisa. Dalam konteks inisiatif tersebut, Presiden Prabowo diketahui telah menyerahkan sekitar 90.000 hektare lahan pribadi yang tersebar di sejumlah wilayah kepada World Wide Fund for Nature (WWF) untuk dikelola sebagai kawasan

WhatsApp Image 2026 01 22 at 16.06.58
Kabar Prabowo

Sepakati Kerja Sama Maritim, RI-Inggris Garap Bersama Pembangunan 1.582 Kapal Nelayan

LONDON, FraksiGerindra.id — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menyepakati penguatan kerja sama di sektor maritim, salah satunya melalui proyek pembangunan kapal tangkap ikan untuk nelayan Indonesia. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa kesepakatan tersebut mencakup pembangunan sebanyak 1.582 kapal nelayan. Proyek ini dirancang untuk mendukung peningkatan produktivitas sektor perikanan nasional sekaligus memperkuat industri maritim dalam negeri. “Kerja sama pembangunan 1.582 kapal nelayan,” kata Teddy di London, Inggris, Rabu (21/1/2026) waktu setempat. Teddy mengungkapkan, proyek pembangunan kapal nelayan ini diperkirakan mampu menyerap sekitar 600.000 tenaga kerja di Indonesia. Jumlah tersebut mencakup sekitar 30.000 awak kapal, 400.000 tenaga kerja di sektor produksi dan perakitan, serta sekitar 170.000 orang yang memperoleh manfaat dari efek pengganda kegiatan ekonomi maritim. “Yang menarik begini, kapal ini menurut Menteri Kelautan Perikanan akan memperkerjakan sekitar 600.000 orang. Karena nanti diproduksinya, dirakitnya di Indonesia,” ujarnya. Selain kerja sama maritim, Inggris juga menyatakan komitmen investasi yang signifikan di Indonesia. Teddy menyebutkan nilai investasi tersebut mencapai 4 miliar Pound Sterling atau setara sekitar Rp90 triliun. “Ada komitmen investasi sebesar 4 miliar Pound Sterling, itu sekitar Rp90 triliun,” katanya. Pertemuan antara Presiden Prabowo dan PM Keir Starmer berlangsung pada Selasa (20/1) di kantor Perdana Menteri

WhatsApp Image 2026 01 22 at 16.06.58 1
Kabar Prabowo

Perkuat Bidang Kedokteran dan STEM, Prabowo Ajak Inggris Bangun 10 Universitas Baru di RI

LONDON, FraksiGerindra.id — Dalam lawatan kerjanya ke Inggris, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertemu dengan puluhan profesor dari 24 universitas ternama Inggris yang tergabung dalam Russell Group. Pertemuan tersebut difokuskan pada penguatan kerja sama pendidikan, khususnya di bidang kedokteran serta sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM). Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa Presiden Prabowo bertemu langsung dengan para profesor dari universitas-universitas riset terkemuka Inggris, termasuk King’s College London, University of Oxford, Imperial College London, dan University of Edinburgh, bersama 20 universitas lainnya. “Bapak Presiden bertemu dengan 24 profesor dari 24 universitas top di Inggris Raya. Ada King’s College, Oxford, Imperial College, University of Edinburgh, dan 20 lainnya. Intinya, pertama ada kerja sama pendidikan,” kata Teddy di London, Inggris, Rabu (21/1) waktu setempat. Teddy mengungkapkan bahwa dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo mengajak universitas-universitas unggulan Inggris untuk berkolaborasi membangun hingga 10 universitas baru di Indonesia. Langkah ini bertujuan memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Indonesia. “Nanti beliau akan buat di Indonesia. Harapannya dengan profesor-profesor dari top university di Inggris akan bisa kerja sama,” ujar Teddy. Ia menambahkan, kerja sama tersebut mencakup peningkatan jumlah mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di Inggris, sekaligus pendirian kampus universitas Inggris di Indonesia. “Ada penambahan mahasiswa yang