Refleksi Akhir Tahun, Sutan Adil Hendra Ingin 2022 Tahun Kebangkitan dari Pandemi

Refleksi Akhir Tahun, Sutan Adil Hendra Ingin 2022 Tahun Kebangkitan dari Pandemi

JAMBI, Fraksigerindra.id — Di pengujung tahun 2021 yang segera berlalu, anggota DPR RI Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM (SAH) melakukan refleksi akhir tahun 2021 dan menyongsong tahun 2022. Menurutnya dengan kerja keras semua pihak, tahun 2022 merupakan tahun kebangkitan Indonesia dari pandemi.

 

” Insya allah saya yakin dengan kerja keras, tahun 2022 yang akan datang merupakan tahun kebangkitan kita menghadapi pandemi, untuk itu di akhir 2021 ini kita refleksikan kerja – kerja DPR RI di tahun mendatang, bagaimana kita selaku anggota dewan bisa berkontribusi dan meningkatkan produktivitas kerja DPR RI,” ungkapnya di sela – sela kegiatan reses (24/12) beberapa waktu lalu.

 

Menurut Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI itu selama ini semua komponen bangsa menjadi kelompok yang terdampak dari pandemi, dampaknya membenamkan pertumbuhan ekonomi secara negatif dan kejenuhan sosial yang terbentuk.

 

Oleh karena itu bapak beasiswa Jambi ini bertekad, di tahun 2022 DPR harus segera berevolusi menjadi institusi yang kontributif dan produktif mengingat peran dan fungsinya yang signifikan.

 

Baik sebagai pembuat undang-undang, penyusun anggaran negara maupun sebagai pengawas jalannya pemerintahan.

 

“DPR yang kontributif dan produktif pada semua tahapan dan proses pembangunan nasional adalah harapan seluruh rakyat,” ungkapnya.

 

Dalam hal ini SAH mengatakan publik pun berharap agar DPR semakin produktif menjalankan fungsi dan kerja legislasi.

 

Bangsa ini menurutnya, tak bisa mengelak dari perubahan zaman yang berkelanjutan. Perubahan zaman itu tak pelak mengubah banyak aspek dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan hidup bermasyarakat.

 

“Ragam perundang-undangan harus segera beradaptasi dengan perubahan-perubahan itu. Dalam konteks ini, selain gagasan dari pemerintah, inisiaitif DPR pun tentu saja sangat diharapkan. Tidak cukup berinisiatif, DPR pun wajib menuntaskan perumusan rancangan undang-undang (RUU) untuk diundangkan,” pungkasnya.

Bagikan

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email

Berikan Komentar

Tinggalkan komentar

BERITA TERBARU

BERITA TERKAIT